Jumat, 12 Juni 2009

Wajibnya Kepedulian dan Pembelaan Terhadap Ekonomi Syari’ah

Berjuang menegakan kesempurnaan Islam adalah wajib. Salah satunya adalah kewajiban membela tegaknya ekonomi syari’ah yang sudah jelas diperintahkan Allah dalam Al-Quran.

Rasulullah SAW juga menegaskan tentang jihad dengan harta ini melalui sabdanya yang bermaksud : “Siapa yang mempersiapkan seorang pejuang pada jalan Allah, maka sesungguhnya (seolah-olah) dia sendiri yang keluar berjuang. Siapa yang menggantikan pejuang ketika ketiadaannya untuk menjaga keluarganya, maka (seolah-olah) dia sendiri yang keluar berjuang.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Sesungguhnya orang-orang yang sebenar-benarnya beriman hanyalah orang-orang yang percaya kepada Allah dan RasulNya, kemudian mereka (terus percaya dengan) tidak ragu-ragu lagi, serta mereka berjuang dengan harta benda dan jiwa mereka di jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar (pengakuan imannya).” (QS. al-Hujurat :15)

Rasulullah saw juga pernah memberikan ultimatum dengan azab yang pedih terhadap golongan yang merasa keberatan dan ragu-ragu untuk berkorban dengan harta dalam membantu agama Allah.

“Siapa yang tidak pernah berperang, dan tidak pernah mempersiapkan seorang pejuang, atau tidak pernah menggantikan pejuang untuk menguruskan keperluan keluarganya, Allah akan menimpakan musibah kepadanya sebelum hari kiamat.” (HR. Muttafaq ‘alaih)

Jika mereka orang-orang kafir dan orang musyrik sanggup bersedekah dengan harta mereka untuk memusuhi Islam, maka orang Islam seharusnya rela mengorbankan hartanya di jalan Allah untuk menjaga keselamatan ummat Islam.

“Sesungguhnya orang-orang kafir yang selalu membelanjakan harta mereka untuk menghalangi (manusia) daripada jalan Allah, maka mereka tetap membelanjakannya, kemudian (harta yang dibelanjakan) itu menyebabkan penyesalan kepada mereka, tambahan pula mereka dikalahkan. Dan (ingatlah) orang-orang kafir itu (akhirnya) dihimpunkan dalam neraka jahanam.” (QS. al-Anfal : 36).

Jihad ekonomi bukanlah sebuah slogan yang hanya enak didengar. Tidak cukup dengan pidato.Tetapi ia adalah jihad secara praktikal yang wajib dilaksanakan agar ia dapat direalisasikan secara total. Karena jihad dalam bentuk ekonomi adalah ujian terhadap jiwa manusia yang memang cintakan harta. Adakah dia sanggup mengorbankan harta ini demi agama Allah yang sepatutnya menjadi barangan paling berharga di sisi seorang muslim? Adakah dia sanggup mengorbankan harta yang disayanginya demi Allah yang juga dikasihinya?

Jihad ekonomi merupakan bentuk kontribusi dan pertolongan yang diberikan kepada saudara-saudara kita para pejuang di bumi Allah yang masih terjajah. Diantara mereka sanggup mengorbankan nyawa mereka sendiri demi menegakkan agama Allah. Jika orang Israel dan Amerika saling membantu sesama mereka untuk memerangi Islam, maka sebaliknya kita juga berkewajiban berbuat demikian.

“Dan orang-orang yang kafir, setengahnya menjadi penyokong dan pembela bagi setengahnya yang lain. Jika kamu (wahai umat Islam) tidak menjalankan (dasar bantu-membantu sesama sendiri yang diperintahkan oleh Allah) itu, nescaya akan berlakulah fitnah (kekacauan) di muka bumi dan kerosakan yang besar.” (QS. al-Anfal: 73)

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta benda dan jiwa mereka pada jalan Allah, dan orang-orang (Ansar) yang memberi tempat kediaman dan pertolongan (kepada orang-orang Islam yang berhijrah itu), mereka semuanya menjadi penyokong dan pembela antara satu dengan yang lain.” (QS. Al-Anfal: 72)

Jihad ekonomi dianggap sebagai salah satu kewajiban agama dan negara. Jika sesuatu kewajipan tidak dapat dilaksanakan dengan sempurna melainkan dengan dilaksanakan suatu perkara, maka perkara itu juga turut menjadi wajib dilakukan. Dalam hal ini, Dr. Yusuf al-Qaradhawi berkata: “Antara perkara wajib menurut syarak, orang-orang Islam hendaklah senantiasa memboikot Israel dan pihak-pihak yang memberikan bantuan keuangan dan senjata kepada Israel, terutama Amerika. Karena setiap dirham atau dinar yang sampai kepada mereka akan bertukar akhirnya menjadi peluru yang dihalalkan kepada saudara-saudara kita di Palestina dan negara Islam terjajah lainnya.

(Bersambung….)

Buku Laris, Kisah Nyata. Panduan Kaya Dunia Akhirat,Mau?
Klik Disini Sekarang!




Saudaraku... Kaya Dunia Akhirat,Mau? Kaya Adalah Akibat,Kuncinya ada di CARANYA. Saatnya kita berbagi Caranya, mulai dari orang yang paling dekat di hati. Gratis cara menghasilkan Uang dari Internet, klik disini!
Bahagia, Kaya Dunia Akhirat, Mau? Ingin Tahu Caranya? Klik disini ajah!

Saudaraku Tidak ada yang mustahil bagi Allah. Dialah pencipta segala KEAJAIBAN. Maka jangan batasi keimanan Anda akan kasih sayang, dan kemurahan rezeki-Nya. Saatnya kita menjemputnya dengan CARA yang benar. Bisa!



GRATIS : Panduan Untung Dagang & Usaha klik disini,Mau?

Panduan Lengkap Menghasilkan Banyak Uang dari Internet.Klik disini Ajah!:
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar


Cara Sukses dan Bahagia, Mau?

Anda Sangat Layak Kaya dan Bahagia Dunia Akhirat! Anda Pasti Bisa! Saudaraku... Kaya adalah akibat, Cara dan kuncinya ada dalam diri Anda. Mari kita Wujudkan bersama, Jika kita belum sempat Bersua, maka mari ikatkan hati kita dengan Iman dan saling mendo'akan.Bisa! ayi.okey@gmail.com

Entrepreneur Academy SMP IT dan SMK IT Boarding School Unggulan Istana Mulia Khusus PUTRA

Cara Usaha, Cara Sukses Bisnis, Cara Kaya, Tips Bahagia,di Pesantren Bisnis Istana Mulia aja, Mau?

Pesantren Bisnis Unggulan (Entrepreneurs Academy) SMP IT & SMK IT Istana Mulia 081284027951

Sekolah Kepemimpinan : Welcome to School of Leadership

Daftar Blog Pesantren Bisnis (ENTREPRENEUR ACADEMY) TAMAN WISATA PENDIDIKAN ISTANA MULIA

Daftar Blog Wiata Saya