GuidePedia

1
Apa cara Cara Sukses Jalan Menuju Surga ? 

Di antara kenikmatan surga, Allah berfirman dalam sebagian ayat-ayat-Nya,

عNلNى سOرOرM مNوRضOونNةM  مOتNQكPئPينN عNلNيRهNا مOتNقNابPلPينN  يNطOوفO عNلNيRهPمR وPلRدNانL مOخNلNQدOونN  بPأNكRوNابM وNأNبNارPيقN وNكNأRسM مPنR مNعPينM  لا يOصNدNQعOونN عNنRهNا وNلا يOنRزPفOونN  وNفNاكPهNةM مPمNQا يNتNخNيNQرOونN  وNلNحRمP طNيRرM مPمNQا يNشRتNهOونN  وNحOورL عPينL  كNأNمRثNالP اللOQؤRلOؤP الRمNكRنOونP

Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata, seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda, dengan membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk, dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih, dan daging burung dari apa yang mereka inginkan. Dan (di dalam surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik. (QS al-Waqiah: 15-23)

Dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,Allah Taala berfirman, Surga itu disediakan bagi orang-orang sholih, kenikmatan di dalamnya tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga, dan tidak pula pernah terlintas dalam hati. Maka bacalah jika kalian menghendaki firman Allah Taala (yang artinya), Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan.(QS. As Sajdah [32] : 17) (HR. Bukhari & Muslim)

Maka membayangkan seberapa besar kenikmatan surga  dan sesungguhnya lebih indah dari yang bisa kita bayangkan  tentu menjadi motivasi kuat bagi orang yang beriman untuk meraihnya. Dan ini adalah bagian dari keimanan terhadap hari akhir dan iman kepada Allah Taala.

Yusuf bin Abdullah bin Yusuf al-Wabil penulis kitab Asyratus Saah (Tanda-tanda Hari Kiamat) berkata, [Sesungguhnya percaya kepada Allah, hari akhir, pahala serta siksaan memberi arah yang nyata terhadap perilaku manusia untuk berbuat kebaikan. Tidak ada undang-undang ciptaan manusia yang mampu menjadikan perilaku manusia tetap tegak dan lurus seperti beriman kepada hari akhir. Oleh karena itu, dalam masalah ini akan ada perbedaan perilaku antara (orang yang tak beriman kepada Allah dan hari akhir) dengan orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir serta dia mengetahui bahwa dunia adalah tempat simpanan akhir sedang amal shalih adalah bekal untuk akhirat, sebagaimana firman Allah,

وNتNزNوNQدOوا فNإPنNQ خNيRرN الزNQادP التNQقRوNى

&Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa & (QS al-Baqarah: 197)

Dan sebagaimana komentar sahabat Umair Ibnu Hamam, Menuju kepada Allah tak ada bekal lain kecuali takwa, amal akhirat dan sabar karena Allah dalam perjuangan. Dan semua bekal akan habis kecuali takwa, berbuat baik dan mencari petunjuk.

Nampak perbedaan antara perilaku orang beriman dengan yang tidak beriman kepada Allah, hari akhir, pahala dan siksaan. Maka bagi orang yang percaya hari pembalasan dia akan berbuat dengan melihat kepada timbangan langit, bukan timbangan bumi. Dan dia akan melihat hisab akhirat, bukan hisab dunia. Dia akan mempunyai perilaku tersendiri dalam kehidupan. Kita akan melihatnya istiqamah dan dalam berpikir, iman, tabah dalam kesulitan, sabar atas bencana demi mencari pahala, dan dia mengerti bahwa apa yang ada di sisi Allah itu lebih baik dan lebih kekal.]

Jalan menuju surga memang dipenuhi onak dan duri. Akan tetapi sesungguhnya ada banyak amalan-amalan yang mudah dilakukan namun Allah membalasnya dengan ganjaran yang sangat besar. Berikut ini disajikan beberapa amalan yang insya Allah ringan diamalkan namun bisa membawa pelakunya ke surga.

1. Berdzikir Kepada Allah

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

كNلPمNتNانP خNفPيفNتNانP عNلNى اللPQسNانP ثNقPيلNتNانP فPى الRمPيزNانP حNبPيبNتNانP إPلNى الرNQحRمNنP سOبRحNانN اللNQهP وNبPحNمRدPهP سOبRحNانN اللNQهP الRعNظPيمP

Ada dua kalimat yang ringan bagi lisan, berat dalam mizan (timbangan amal) dan dicintai ar-Rahmaan: Subhanallahu wa bihamdih (Maha Suci Allah dan dengan pujian-Nya kami memuji) Subhanallah al-Azhiim (Maha Suci Allah Dzat Yang Maha Agung). (HR Bukhari dan Muslim)

Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda,

لNأNنR أNقOوRلN: (سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر) أNحNبOQ إPلNيNQ مPمQا طNلNعNتR عNلNيRهP الشNQمRسO

Saya membaca: Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar, sungguh aku lebih cintai daripada dunia dan seisinya. (HR Muslim no 2695 dan at-Tirmidzi)

Dalam hadits lain Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda,

مNا عNمPلN آدNمPيLQ عNمNلKا أNنRجNى لNهO مPنR عNذNابP اللNQهP مPنR ذPكRرP اللNQهP

Tidaklah seorang manusia mengamalkan satu amalan yang dapat menyelamatkannya dari adzab Allah melainkan dzikir kepada Allah. (HR ath-Thabrani dengan sanad yang hasan dan al-Allamah Ibnu Baz menjadikannya hujjah dalam kitab Tuhfah al-Akhyaar)
2. Meridhai Allah, Islam dan Rasulullah

مNا مPنR عNبRدM مOسRلPمM يNقOولO حPينN يOصRبPحO وNحPينN يOمRسPي ثNلNاثN مNرNQاتM رNضPيتO بPاللNQهP رNبKQا وNبPالRإPسRلNامP دPينKا وNبPمOحNمNQدM صNلNQى اللNQهO عNلNيRهP وNسNلNQمN نNبPيKQا إPلNQا كNانN حNقKQا عNلNى اللNQهP أNنR يOرRضPيNهO يNوRمN الRقPيNامNةP

Tidaklah seorang hamba muslim mengucapkan pada saat dia memasuki waktu pagi dan memasuki waktu petang: radhiitu billahi rabba, wa bil islaami diina wa bi muhammad shallallahu alaihi wa salam nabiya (aku ridha Allah sebagai Rabb-ku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad sebagai Nabi-ku) sebanyak tiga kali, melainkan merupakan hak bagi Allah untuk meridhainya pada hari kiamat kelak. (HR Ahmad dan dihasankan oleh al-Allamah Ibnu Baz dalam kitab Tuhfah al-Akhyaar)

3. Menuntut Ilmu Syari

Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda,

مNنR سNلNكN طNرPيRقKا يNلRتNمPسO فPيRهP عPلRمKا سNهNQلN اللهO لNهO طNرPيRقKا إPلNى الRجNنNQةP

Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga. (HR Muslim no 2699)

4. Menahan Marah

Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda,

مNنR كNظNمN غNيRظKا وNهOوN يNسRتNطPيعO عNلNى أNنR يOنNفPQذNهO دNعNاهO اللNQهO يNوRمN الRقPيNامNةP عNلNى رOءOوسP الRخNلاNئPقP حNتNQى يOخNيPQرNهO فPي اNيPQ الRحOورP شNاءN

Barangsiapa yang menahan amarahnya padahal dia mampu untuk melampiaskannya, niscaya Allah akan memanggilnya pada hari kiamat di hadapan para makhluk sampai Allah memilihkan untuknya bidadari-bidadari yang dia suka. (Dihasankan oleh Imam at-Tirmidzi dan disepakati oleh Syaikh al-Albani)

5. Membaca Ayat Kursi

Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda,

مNنR قNرNأN آيNةN الRكOرRسPي دOبOرN كOلPQ صNلاNةM لNمR يNمRنNعOهO مPنR دOخOوRلP الRجNنNQةN إPلاNQ أNنR يNمOوRتN

Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi setiap selesai shalat, maka tidak ada yang dapat menghalanginya untuk masuk surga kecuali jika dia mati.(HR an-Nasaai dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani)

Maksudnya adalah jika dia mati, dia akan masuk surga dengan rahmat dan karunia Allah Azza wa Jalla.

6. Menyingkirkan Gangguan di Jalan

Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda,

لNقNدR رNأNيRتO رNجOلاK يNتNقNلNQبO فPي الجNنNQةP فPي شNجNرNةM قNطNعNهاN مPنR ظNهRرP الطNQرPيقP كNانNتR تOؤRذPي النNQاسN

Sungguh aku telah melihat seorang lelaki mondar-mandir di dalam surga dikarenakan sebuah pohon yang dia tebang dari tengah jalan yang selalu mengganggu manusia (HR. Muslim)

Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda,

مNرNQ رNجOلL بPغOصRنP شNجNرNةM عNلNي ظNهRرP طNرPيقM فNقNالN وNاللهP لأOنNحPQيNنNQ هNذNا عNنR المOسRلPمPينN لNا يOؤذPيهPمR فNأOدRخPلN الجNنNQةN

Ada seorang lelaki berjalan melewati ranting pohon yang ada di tengah jalan, lalu dia berkata, Demi Allah, sungguh aku akan singkirkan ranting ini dari kaum muslimin agar tidak menganggu mereka. Maka dia pun dimasukkan ke dalam surga. (HR Muslim)

7. Membela Kehormatan Saudaranya di Saat Ketidakhadirannya

Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda,

مNنR رNدNQ عNن عPرRضP أNخPيهP رNدNQ اللهO عNن وNجRهPهP النNQارN يNوRمN القPيNامNةP

Barangsiapa membela harga diri saudaranya, niscaya pada hari kiamat Allah akan memalingkan wajahnya dari api neraka. (Dihasankan oleh Imam at-Tirmidzi dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani)

Dalam hadits lain Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda,

مNنR وNقNاهO اللهO شNرNQ مNا بNيRنN لNحيNيRهP وN شNرNQ مNا بNيRنN رPجRلNيRنP دNخNلN الجNنNQةN

Barangsiapa yang Allah lindungi dari keburukan apa yang ada di antara kedua rahangnya (yaitu mulut) dan keburukan yang ada di antara dua pahanya (yaitu kemaluannya), niscaya dia akan masuk surga.(Dihasankan oleh Imam at-Tirmidzi dan disepakati oleh Syaikh al-Albani)

8. Menjauhi Debat Kusir Walaupun Benar

Sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa salam,

أNنNا زNعPيمL بPبNيRتM فPي رNبNضP الRجNنNQةP لPمNنR تNرNكN الRمPرNاءN وNإPنR كNانN مOحPقKQا وNبPبNيRتM فPي وNسNطP الRجNنNQةP لPمNنR تNرNكN الRكNذPبN وNإPنR كNانN مNازPحKا وNبPبNيRتM فPي أNعRلNى الRجNنNQةP لPمNنR حNسNQنN خOلOقNهO

Aku akan menjamin sebuah rumah di dasar surga bagi orang yang meninggalkan debat meskipun dia berada dalam pihak yang benar. Dan aku menjamin sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta meskipun dalam keadaan bercanda. Dan aku akan menjamin sebuah rumah di bagian teratas surga bagi orang yang membaguskan akhlaknya. (HR Abu Dawud dan dihasankan oleh Syaikh al-Albani)
9. Berwudhu Lalu Shalat Dua Rakaat

Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda,Tidaklah seorang muslim berwudhu lalu dia baguskan wudhunya, kemudian dia berdiri shalat dua rakaat dengan menghadapkan hatinya dan wajahnya pada kedua rakaat itu, melainkan surga wajib baginya. (HR Muslim)

10. Pergi Shalat ke Masjid

Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda, Berikanlah kabar gembira bagi orang-orang yang berjalan di dalam kegelapan untuk menuju masjid, mereka akan mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari kiamat. (HR Abu Dawud dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani)

Rasulullah shallallahu alaihi wa salam juga bersabda, Barangsiapa yang pergi ke masjid atau pulang dari masjid, niscaya Allah akan persiapkan baginya nuzul di dalam surga setiap kali dia pergi dan pulang. (HR Bukhari dan Muslim)

Imam an-Nawawi berkata, Nuzul adalah makanan pokok, rizki dan makanan yang dipersiapkan untuk tamu.

11. Shalat Sunnah 2 Rakaat Setelah Wudhu

Amalan inilah yang dirutinkan oleh sahabat Bilal yang telah menjadikannya sebagai penghuni surga dengan kesaksian dari Rasulullah shallallahu alaihi wa salam.

يNا بPلاNNلO حNدPQثRنPي بPأNرRجNى عNمNلM عNمPلRتNهO فPي الإPسRلاNمP فNإPنPQي سNمPعRتO دOفNQ نNعRلNيRكN بNيRنN يNدNيNQ فPي الRجNنNQةP قNالN مNا عNمPلRتO عNمNلاK أNرRجNى عPنRدPي أNنPQي لNمR أNتNطNهNQرR طOهOوRرKا فPي سNاعNةP لNيRلM أNوR نNهNارM إPلاNQ صNلNQيRتO بPذNلPكN الطNQهOوRرP مNا كOتPبN لPي أNنR أOصNلPQي

Abu Hurairah Radhiyallahu anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata kepada Bilal radhiyallahu anhu setelah shalat fajar, Wahai Bilal, ceritakanlah kepadaku amalanmu dalam Islam yang paling engkau harapkan. Karena sesungguhnya aku mendengar suara terompahmu di hadapanku dalam surga. Bilal berkata, Tidaklah aku mengamalkan suatu amalan yang lebih aku harapkan melainkan setiap kali aku bersuci pada malam atau siang hari aku selalu mengerjakan shalat yang bisa aku lakukan. (HR Al-Bukhari no 1149 dan Muslim no 2458)

11 Cara Sukses Jalan Menuju Surga Rujukan:
-Nayef bin Mamduh Alu Suud, 175 Jalan Menuju Surga, Darul Ilmi Publishing 2011
-Yusuf bin Abdullah bin Yusuf al-Wabil, Tanda-Tanda hari Kiamat, Pustaka Mantiq 1997

Posting Komentar

Motivasi1st mengatakan... 3 Maret 2016 pukul 17.32

Kalo Ustadz Ayi masuk surga, mohon ajak ane ya Tadz...

 
Top