Kamis, 02 Oktober 2008

Belajar Berbisnis Dari H.Suwiknyo Mantan Pemulung Yang Menjadi Miliyarder Dalam 3 Tahun

Belajar Berbisnis Dari H.Suwiknyo Mantan Pemulung Yang Menjadi Miliyarder Dalam 3 Tahun


Bagian Satu : Silaturahim yang Membawa Berkah!

Hari Jum’at, pukul 9 pagi, Februari 2006, saya mengisi dialog on air di sebuah stasiun radio, yang terletak di Jl. Lembang Ciledug, Tangerang. Tema yang diangkat “Bagaimana Cara Agar Hidup Lebih Indah dan Lebih Berkah”. Perbincangan cukup hangat dan banyak pendengar yang ikut berpartisipasi dalam acara ini. Hampir semua pendengar sepakat dengan tema itu, bahwa manusia akan hidup lebih mulia, sejahtera, bahagia, indah dan berkah, jika manusia mampu berbisnis dengan Allah. Belajar Berbisnis Dari Mantan Pemulung Yang Menjadi Miliyarder Dalam 3 Tahun.


Katakanlah: “Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)”. (QS. Ali Imron (3) : 26-27)

Salah satu penanya dalam acara itu adalah H. Suwiknyo, pemilik 7 cabang Dealer resmi Motor merek terkenal internasional dan Pemilik pabrik Retester Gas Elpiji rekanan PT. Pertamina Persero. Tidak cukup puas bertanya di telepon, akhirnya selesai acara on air, kami bertemu dan berbincang-bincang di salah satu rumah makan, di Jl. Lembang Ciledug. Belajar Berbisnis Dari H.Suwiknyo Mantan Pemulung Yang Menjadi Miliyarder Dalam 3 Tahun.

Dalam pertemuan inilah beliau melanjutkan beberapa pertanyaan tentang tema diskusi yang masih tertunda di radio tadi. Selintas saya sudah dapat menilai bahwa Suwiknyo memiliki semangat menimba ilmu yang tinggi walau saya lebih muda 7 tahun darinya, namun ia tidak merasa risih bertanya. Perbincangan semakin menarik dan semakin hangat. Kesempatan itu saya tidak sia-siakan untuk menggali perjalanan hidup beliau selama ini. Belajar Berbisnis Dari H.Suwiknyo Mantan Pemulung Yang Menjadi Miliyarder Dalam 3 Tahun.

Sungguh pertemuan yang sangat mengharukan. Saya melihat pancaran semangat dan keikhlasan di wajahnya. Aura positif sangat terasa dari setiap tatapan mata dan manis senyumnya. Penampilannya begitu bersahaja dan tutur katanya begitu memukau. Beliau kemudian mulai berbagi kisah hidupnya, dengan penuturan yang sangat tulus dan menarik serta menyentuh hati, dari mulai menjadi pemulung sampai dengan menjadi pengusaha sukses yang insya Allah diberkahi Allah SWT. Saya sangat terpana dan berkali-kali menarik napas panjang karena sangat terenyuh dengan kisah suka dukanya. Walau saya sendiri memiliki kemiripan jalan hidup yang berliku dan memprihatinkan, namun ternyata tidak separah dan segetir perjalanan hidupnya. “Bagaimana ia mampu menjalani hidup sebagai pemulung yang dianggap sebagaian orang pekerjaan yang hina dan sangat tidak berkelas?”. Belajar Berbisnis Dari H.Suwiknyo Mantan Pemulung Yang Menjadi Miliyarder Dalam 3 Tahun.


Subhanallah benar-benar silaturahim yang sangat luar biasa berharga. Banyak ilmu dan pengalaman menarik yang mengalir secara alami dari lisan seorang mantan pemulung yang sukses menjadi pengusaha ini. Sungguh saya tidak pernah bermimpi akan bertemu dengan seorang pengusaha sukses. Allah mentakdirkan kami bertemu. Saya menangkap kesan bahwa kebiasaan silaturahim Suwiknyo ini, merupakan salah satu kunci kesuksesannya menjadi pengusaha. Sungguh benar apa yang telah disabdakan Rasulullah SAW ‘’Barangsiapa yang ingin dimudahkan rezeki dan dipanjangkan usianya hendaklah ia senantiasa menjaga silaturahim.’’ (HR Muslim, dari Anas bin Malik RA).

Saya teringat dengan do’a robithoh imam As-Syahid Hasan Al-Banna yang begitu menyentuh hati. “Ya Allah...dengan menyebut nama-Mu dan atas pengetahuan-Mu kami bertemu. Kami berjumpa dan saling berbagi ilmu. Kami saling berjanji untuk menebar dan membela kebenaran Islam. Maka atas izin-Mu kuatkanlah tali silaturahim dan persaudaraan kami. Abadikanlah keberkahan dan kekuatannya. Hidupkanlah kami dengan ma’rifah kepada-Mu. Tunjukanlah jalan takdir kesuksesannya. Lapangkanlah dada-dada kami agar terhindar dari iri, dengki, jail, aniyaya, sombong, kikir dan dzolim. Matikanlah kami dalam keta’atan dan syahid dijalan-Mu. Ya Allah hanya kepada-Mu kami memohon dan bertawakal”. Belajar Berbisnis Dari H.Suwiknyo Mantan Pemulung Yang Menjadi Miliyarder Dalam 3 Tahun.


Dua : Kemauan yang Kuat untuk Belajar

H.Suwiknyo, lahir di Mojokerto Jawa Timur, Agustus 1969. Kehidupan masa kecilnya begitu memperihatinkan, namun ia tetap bersungguh-sungguh untuk sekolah dan mengaji. Tetapi belum lagi lulus sekolah dasar, ia pun harus berhenti, karena tak ada biaya. Namun tidak kata menyerah, ia berusaha mencari solusi dari sanak saudaranya, namun ternyata Allah berkehendak lain, iapun putus sekolah.

Tahun 1980 ia mencoba merantau dan mengadu nasib di kota Jakarta untuk menjadi kernet angkot. Enam bulan ia hidup di jalanan. Kerasnya kehidupan jalanan, tetap dijalaninya dengan penuh semangat dan optimistis. Tekad untuk meneruskan sekolahnya, menjadi bara api yang senantiasa menyala dan memompa semangatnya untuk terus berbuat yang mampu ia lakukan. Sesulit dan sesusah apapun hidup, ia masih mewajibkan dirinya untuk menabung. Dan hasilnya cukup menggembirakan, setelah celengannya dibobok ternyata sudah cukup untuk masuk sekolah, dia pun sangat senang karena dapat melanjutkan kembali jenjang sekolah dasarnya yang sempat tertunda. Sungguh tekad yang sangat hebat, bagi seorang anak dengan usia tidak lebih adari 12 tahun namun sudah berfikir seperti usia 25 tahun.Belajar Berbisnis Dari H.Suwiknyo Mantan Pemulung Yang Menjadi Miliyarder Dalam 3 Tahun.

Dia begitu sadar bahwa ilmu adalah cahaya, yang akan menerangi hidupnya menuju kesuksesan dunia dan akhirat. Karena sesungguhnya setiap detik waktu yang dialokasikan untuk mendalami ilmu akan menjadi passive income yang abadi. Setiap rupiah yang dikeluarkan untuk menuntut ilmu adalah investasi paling tepat, menuju apapun yang diinginkan manusia di hadapan Tuhannya.

Sungguh keyakinan yang sangat fantastic. Saya yakin karena pengetahuan yang digalinya ini, menyebabkan lahirnya perilaku, tindakan dan perbuatan yang terpuji dari Suwiknyo. Karena ilmu dapat menghasilkan ilham, gagasan baru dan adaptasi dalam dunia nyata. Rasulullah Muhammad SAW menggambarkan bahwa ilmu adalah cahaya, siapapun yang menginginkan kesuksesan di dunia, maka harus dengan bekal ilmu dan barangsiapa yang ingin meraih kebahagian di akhirat maka harus dengan ilmu, barang siapa yang ingin bahagia dunia akhirat, maka harus dengan ilmunya. Seorang ilmuan bernama Albert Einstien mengatakan “Ilmu tanpa agama adalah buta, dan agama tanpa ilmu adalah lumpuh.”

Sungguh sangat luar biasa, walaupun dengan segala keterbatasannya, pada tahun 1982 Suwiknyo lulus SD dan mampu meneruskan pendidikannya ke sekolah menengah pertama. Kesehariannya diisi dengan bekerja, belajar dan mengajar pramuka di daerah Ciledug, Tangerang.

Hari demi hari dia jalani dengan penuh kesabaran. Dengan tantangan dan rintangan yang sangat berliku akhirnya dia lulus sekolah Menengah Umum. Uniknya dia tidak pernah sedikitpun membebani orang tua atau saudaranya.

Betapa indah hidup ini, jika kita mampu melaksanakan hadits Rasulullah yang berbunyi :”Tangan di atas lebih baik dari tangan yang di bawah”.(HR.Muslim)

Pembaca yang budiman.... Ilmu akan membawa Anda ke takdir yang Anda inginkan. Untuk itu pastikan segala aktifitas apapun menjadi nilai ilmu. Menuntut ilmu tidak mesti di lembaga formal atau terkenal. Diamanapun, bersama siapapun dan kapanpun, semuanya bisa menjadi magnet ilmu. Jika Anda mau dan segera bertindak tepat niscaya cahaya itu akan menghampiri kehidupan Anda.

Maka siapapun Anda prioritaskanlah waktu dan dana untuk menambah ilmu dan skill. Dengan ilmu kita akan semakin dewasa dan bijaksana. Insya Allah tidak akan bertengkar hanya karena shalat memakai kunut atau tidak, memanjangkan jenggot atau mengeroknya, shalat taraweh 11 atau 23 raka’at. Karena orang yang meninggalkan shalat lebih utama kita da’wahi dibanding orang shalat yang tidak memakai kunut. Orang yang percaya dan menyembah dukun, jurig, dedemit, ifrit dan paranormal lebih wajib kita selamatkan dibanding dengan ribut jenggot atau tidak berjenggot. Maka milikilah visi besar dalam hidup ini agar pikiran kita tidak sempit.

Sahabat saya Wibowo mengatakan “Kesuksesan hanya akan diinspirasi oleh orang yang bervisi dan berkeyakinan mendalam yang dilaksanakan dengan kerja ikhlas, mawas, cerdas, berani, tuntas, selaras, berkualitas dan kerja welas. Kemunculan visi karena bercampurnya antara pengetahuan, keyakinan dan perasaan yang membentuk imajinasi, keinginan dan pikiran baru tentang masa depan. Maka bangunlah harapan dan visi besar untuk bertemu Tuhan di Surga.”.Belajar Berbisnis Dari H.Suwiknyo Mantan Pemulung Yang Menjadi Miliyarder Dalam 3 Tahun.

Tiga : Menyempurnakan Setengah Agama

Matahari semakin tenggelam ke ufuk timur, saat itu waktu menunjukan pukul 14.15. Perbincangan dengan Suwiknyo semakin menarik. Ia menceritakan tentang proses pernikahannya. Keinginan untuk menikah sudah mulai bergejolak dalam dadanya sejak di SMU. Dia sering mendengar ceramah bahwa menikah merupakan jalan yang paling afdhal dalam upaya merealisasikan dan menjaga kehormatan. Dengan menikah seseorang bisa terjaga dirinya dari apa yang diharamkan Allah SWT. Rasulullah SAW sangat mendorong untuk mempercepat nikah, mempermudah jalan untuknya dan memberantas kendala-kendalanya.

Tekad untuk menikah semakin membara ketika lulus SMU. Dia semakin yakin dengan janji Allah dan sunnah Rasulullah, “Barangsiapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi”. (Hadist Riwayat Thabrani dan Hakim).

Proses ta’aruf dengan calon istrinya tidak begitu lama dan tidak banyak rintangan. Atas izin Allah tahun 1994, H. Suwiknyo sukses menyempurnakan setengah agama bersama gadis pilihannya. Nikah dalam pandangannya merupakan jalan fitrah yang bisa menuntaskan gejolak biologis dalam diri manusia. Nikah mengangkat cita-cita luhur yang kemudian dari persilangan syar’i tersebut sepasang suami istri dapat menghasilkan keturunan. Melalui perannya bumi ini menjadi semakin semarak dan bertambah indah.

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah) ; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus ; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. (QS. Ar-Ruum (30) :30).

Saya sangat sepakat dengan Suwiknyo tentang keutamaan mempercepat pernikahan ini. Memamang sudah semestinya, seorang muslim menyegerakan untuk menikah, agar semua amaliyah hidupnya menjadi nilai ibadah. Maka sudah sangat tepat jika H.Suwiknyo menunaikan sunnah Rasul ini dengan segera.

Ketika seorang laki-laki berumur lebih dari 25 tahun belum menikah, berarti telah menunjukan kedangkalan keimanannya kepada rezeki dan kekuasaan Allah SWT. Padalahal jelas-jelas Allah SWT telah menjamin akan mensupport orang yang menikah karena-Nya. Bahkan Syaikh Hussain Muhammad Yusuf mengatakan: “Hidup membujang adalah suatu kehidupan yang kering dan gersang. Hidup yang tidak mempunyai makna dan tujuan. Suatu kehidupan yang hampa dari berbagai keutamaan insani yang pada umumnya ditegakkan atas dasar egoisme dan mementingkan diri sendiri serta ingin terlepas dari semua tanggung jawab”.

Maka bagi Anda yang belum menikah, sesungguhnya tidak ada alasan lagi untuk menunggu pernikahan, jemputlah segera jodoh Anda dengan niat dan cara yang baik. Niscaya Allah akan tunjukan jalannya. Ingatlah bahwa nikah itu indah, mudah, berkah dan sangat nikmat. Anda akan meresapi kedahsyatannya dengan penuh fantasi, jika Anda telah merealisasikannya. Anda jangan kalah dengan seorang pemulung yang hijrah ke Jakarta, tanpa sanak saudarapun, tapi sudah berani menikah dalam usia dini. Bagaimana?!


Empat : Mengutamakan Berwirausaha

Sahabat karib saya Valentino Dinsi, dalam bukunya “Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian”, mengupas tuntas akan keutamaan berwirausaha. Kelihatannya H.Suwiknyo telah mempraktekan isinya. Walau ia sadar bahwa rezeki itu bisa datang dari arah dan sarana apa saja, tidak mesti jadi karyawan atau harus menjadi pengusaha. Menurutnya, modal terpenting dalam hidup ini adalah niat ikhlas, ketekunan, kesabaran dan kerja yang maksimal. Belajar Berbisnis Dari H.Suwiknyo Mantan Pemulung Yang Menjadi Miliyarder Dalam 3 Tahun.

Akan tetapi bagi siapapun yang ingin lebih sukses, maka memilih menjadi enterpreniur adalah pilihan tepat. Apalagi saat ini pekerjaan semakin sulit dicari. Maka menciptakan pekerjaan adalah merupakan ide yang sangat mulia. Pendapat ini minimal telah diamini oleh Ciputra, penerima penghargaan Erst and Young Enterpreneur of the Year (EOY) 2007. Dia mengatakan ”Setiap tahun Indonesia melahirkan 750.000 lebih sarjana menganggur. Di sisi lain, jumlah wirausahwan di Indonesia hanya sekitar 0,08% dari jumlah penduduk. Itu sebabnya ke depan bagi Indonesia adalah keharusan melibatkan lebih banyak wirausahawan muda”.

Dalam beberapa hadits Rasulullah menjelaskan tentang keutamaan berwirausaha, ”Tidaklah sesorang makan makanan yang lebih baik daripada hasil ketrampilan tangannya sendiri. (HR. Bukhori). Dalam hadits yang lain : “Dan barang siapa bekerja keras untuk keluarganya maka ia seperti pejuang di jalan Allah”.(HR. Ahmad)

Pada tahun 1995 H.Suwiknyo memilih jalan ini. Menjemput impiannya dengan menjadi pedagang ayam bangkok. Namun ujian menimpanya. Karena saat itu terjadi musim penyakit ayam tetelo, akhirnya usahanyapun harus tutup. Setelah bangkrutnya dari usaha ini, beberapa kali dia mencoba untuk bangkit kembali dengan usaha lainnya, namun ternyata terminal rezekinya belum dapat dia raih.

Puncak kesulitannya ia rasakan pada tahun 1995, dia mengalami kehidupan yang semakin terpuruk, modal yang dimilikinya habis terkuras, bahkan terlilit hutang. Teman dekat yang dia harapkan dapat sedikit membantunyapun sulit untuk ditemui. Sementara istrinya dalam keadaan hamil tua, kontrakan terkadang menunggak, dan bila sakit, dia tidak mampu pergi berobat ke rumah sakit. Tetapi, bagi Suwiknyo apapun yang terjadi, kehidupan harus terus berjalan. Dia masih yakin dengan hadits Rasul : “Usaha yang paling utama adalah jual beli yang baik dan pekerjaan seorang laki-laki dengan keterampilan tangannya sendiri.” (HR. Ahmad).

Kegagalan demi kegagalan yang dialaminya tidak membuat ia patah arang, karena dia tahu dan yakin bahwa kegagalan adalah bagian dari tangga kesuksesan. Jika sekiranya seluruh manusia lari karena kemiskinannya, dia tetap masih memiliki Allah SWT yang Maha Kaya Raya. Dengan modal keyakinan, do’a, usaha dan tawakal, sebagai senjatanya, dia pun terus melaju tanpa kenal lelah dan menyerah. Dia terus berjuang menjemput takdir kesuksesan yang selama ini ia yakini.

“Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti”. (QS. Ali Imran (3) : 193).

Dengan kondisi sulit dan rumit, dia tetap berupaya menjadi suami yang bertanggung jawab dan tidak mau menjadi beban orang lain. Dia merasa sangat berkewajiban memberikan yang terbaik untuk keluarganya dengan cara yang halal. Walau harus memulai pekerjaan dengan hal yang dianggap hina oleh manusia, tetapi tetap baik disisi Allah SWT. Dengan modal keyakinan inilah, pada tahun 1995, ia memutuskan untuk menjadi seorang pemulung. Dia sadar betul bahwa Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, sehingga mereka sendiri yang merubahnya.

“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan (nasib) sesuatu kaum, sehingga mereka mau merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.(QS. Ara’d (13) :11).

Dari subuh sampai malam dia mengumpulkan sisa-sisa sampah yang bisa dijual untuk sesuap nasi. Sang istri tercinta, yang sedang hamil tua mencoba tidak mengeluh dan tetap bersabar. Bahkan dia menyempatkan diri untuk berjualan makanan burung untuk menambah uang belanja sehari-harinya. “Tidak ada kata malu, gengsi, apalagi mengeluh! Hidup ini indah jika kita mau dan mampu menikmatinya”, tuturnya. Keduanya sangat yakin bahwa Tuhan tidak akan pernah memberikan beban, ujian, dan musibah kepada manusia melibihi kemampuannya. Pasti ada hikmah yang indah di balik ini semua!

“Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”. (QS. Al-Baqorah (2): 285).

Pembaca yang budiman... Beranilah untuk menghadapi kegagalan, seperti Suwiknyo ini. Karena kegagalan memberikan banyak sekali pelajaran yang berharga. Orang-orang berjiwa besar biasanya dibesarkan oleh kegagalaan, tapi sebaliknya, orang-orang berjiwa kerdil umumnya dilumpuhkan oleh kegagalan.

“Penggalian potensi diri seperti menuruni sumur tanpa dasar. Selamanya Anda tidak akan pernah tuntas mengeksplorasi potensi diri Anda, sedalam apapun Anda menggalinya”


Lima : Tidak mudah Menyerah

Dalam kehidupan ini seringkali kita dihadapkan pada kondisi yang kita tidak harapkan. Ketika kita dihadapkan pada berbagai problema keluarga dan berbagai bencana alam bertubi-tubi, bagaimanakah kita harus menyingkapinya? Apakah Anda bersedih dan putus asa? Ataukah justru Anda lebih semangat untuk berjuang menemukan solusi dan maju meraih kemenangan? Belajar Berbisnis Dari H.Suwiknyo Mantan Pemulung Yang Menjadi Miliyarder Dalam 3 Tahun.

Pengalaman hidup Suwiknyo berjalan tidak terlalu mulus. Namun ia tidak pernah membiarkan hal ini mempengaruhi prospek masa depannya. Ia telah memiliki tujuan dan ia fokus pada hal ini. Ia tidak terjebak sindrom “Saya ini orang malang” jika tidak berhasil mencapai sukses. Hal ini senada dengan yang dikatakan Henry Ford “Hidup adalah rangkaian pengalaman yang membuat kita semakin besar, meskipun terkadang sulit bagi kita untuk menyadarinya.”

Pembaca yang budiman.... Tidak sedikit orang mengeluh dengan berbagai masalah yang menimpa mereka. Dan biasanya, orang yang banyak mengeluh juga ahli dalam menyalahkan situasi atau orang lain. Mereka mengarahkan jari telunjuk pada ekonomi, pemerintah, atasan mereka, karyawan lain, pasangan mereka, atau siapapun yang mereka temui. Sifat seperti inilah yang akan menghambat kemenangan Anda. “Lari dari masalahmu hanya akan menjauhkanmu dari penyelesaian masalahmu.”(Devin Peltier-Robson).

Bahkan ketika segala sesuatunya berjalan dengan baik, mereka yakin bahwa keadaan itu tidak akan berlangsung lama. Sambil menunggu terjadinya hal-hal buruk, mereka mengeluh dan menyalahkan segala sesuatu yang terjadi hari sebelumnya, dan menunjukkan siapa yang seharusnya dipersalahkan atas segala sesuatunya.

Mengeluh dan menyalahkan sebenarnya merupakan mekanisme pertahanan psikologis untuk melarikan diri dari masalah dan mengingkari tanggung jawab atas hidup kita sendiri. Mengeluh dan menyalahkan adalah sebuah cara lain untuk mengatakan, “Itu bukan salah saya.”

Menempatkan diri kita sebagai korban dari seseorang atau sebuah situasi membuat kita merasa aman. Tapi berita buruknya adalah, menyalahkan dan mengeluh tidak akan membawa kita kemanapun. Ia hanya membuat jarak yang semakin besar terhadap solusi atas masalah kita. Orang yang menyalahkan orang lain atas masalah mereka selalu memiliki alasan untuk tidak berubah dan meningkatkan kehidupan mereka. Faktanya adalah, alasan apapun yang kita kemukakan, ia bukanlah solusi atas masalah yang kita hadapi. Selama kita masih berlindung dibalik segala alasan, Namun kita tidak akan menemukan solusi atas masalah kita.

Pembaca yang budiman....Sulitnya perjalanan hidup Suwiknyo menjadi pemulung, tidak menjadikan dia dan istrinya mengeluh apalagi putus asa. Karena keluhan tidak akan menjadi solusi. Maka seberat apapun kehidupan ini pasti ada solusinya. Musibah kadang akan menjadi berkah jika kita mampu menyelesaikannya dengan sabar.

“Keyakinan atau aqidah adalah perkara-perkara hati yang membenarkannya, dan menjadikan rasa yakin pada diri tanpa tercampuri oleh keraguan. Keyakinan memerlukan pembenaran dari akal dan dikukuhkan dengan analis yang benar”. (Hasan Al-Banna)


Enam : The Unique Person “Jadilah Sosok yang Istimewa”

Bagi seorang Enterpreneur yang meyakini bahwa hidup ini untuk ”berbisnis dengan Allah.” Maka tidak ada kata gagal, yang ada adalah investasi dunia dan akhirat yang akan dinikmatinya kelak. Imam Ali mengatakan “Nahjul Balaghoh” : “Siapa yang tengah bangkrut maka berdaganglah bersama Allah, yaitu dengan menyantuni fakir miskin.”

Dengan kegigihan, keuletan, kesabaran, ketekunan, keikhlasan dan kerjasama yang baik dengan istri tercinta, serta pertolongan Allah. Kondisi keuangan H.Suwiknyo mulai membaik. Namun dia belum berhenti di titik cerah ini. Dalam rangka meningkatkan omzet dan profitnya, dia berupaya membangun strategi bisnis agar lebih baik, yaitu dengan jalan membangun relationship kepada orang yang tepat dengan jenis usahanya.

Dengan tidak melupakan pengabdiannya kepada yang Maha Pencipta dan kepeduliaannya kepada Anak Yatim. Pada tahun 1996 dia mendirikan perkumpulan pemulung dan memiliki anggota sebanyak 15 orang. Hari-harinya ditambah kesibukan untuk mengkoordinir dan mengarahkan para pemulung tersebut. Supaya mereka semua menjadi pemulung yang lebih produktif dan lebih giat dalam menjemput rezeki Allah. Dia berusaha menjadi manajer dan inovator yang baik, sehingga dapat melayani dan mencintai relasinya dengan tulus.

Dia yakin bahwa dengan menjadikan orang lain sukses dan bahagia maka semuanya akan dia dapatkan juga. Tak lama kemudian jumlah pemulung yang ia pimpin bertambah jumlahnya dengan omzet yang semakin melimpah.

Jika Anda ingin menyentuh masa depan, maka didiklah orang lain untuk melanjutkan cita-cita dan mencapai keusksesannya. Ingatlah bahwa manusia akan mati, tetapi cita-cita, harapan, tujuan, kesan baik tidak akan pernah mati karena Anda telah mendidik dan mensukseskan orang lain”

Pembaca yang budiman.... Inilah rumus kehidupan yang sangat menarik. Hal ini senantiasa dilakukan oleh pengusaha yang telah sukses sepanjang masa. “Berikan yang terbaik untuk orang lain, maka Anda akan mendapatkan yang lebih baik”.

Kita juga diingatkan dengan nasehat Rasulullah kepada kaum Muhajirin Mekkah ketika mereka hijrah ke Madinah. Rasulullah telah memberikan cara jitu untuk mencapai sukses dunia akhirat. Pertama, Afsussalaam bainakum (tebarkan salam dimana saja dan kapan saja serta dengan siapa saja. Baik dengan orang yang telah dikenal atau orang yang belum dikenal sama sekali. Kedua, Shilatul Arham Bainakum (jalin relationship). Jalinan silaturahim dengan tanpa dibatasi dengan warna kulit, bahasa, nasab, batasan tritorial, beda organisasi, partai, ormos, atau apapun. Kecuali ikatan iman dan dua kalimat syahadat yang sudah dipatenkan. Pastikan apapun yang Anda kerjakan dan dimanapun Anda berada menjadi ladang untuk berkenalan dan menjalin persaudaraan. Kunci ketiga, adalah Ith’aamut Tho’am (Biasakan mentraktir, jadilah tangan diatas, pantang menjadi bagian dari komunitas tangan di bawah).

Ketiga kunci sukses Rasulullah SAW ini, patut menjadi budaya kehidupan kita sehari-hari. Saya meyakini, bahwa yang berhak mendapat keberkahan dan kesuksesan, bukan hanya H.Suwiknyo, jika Anda mau dan mampu melakukan nasehat Rasulullah diatas, Anda sangat layak untuk menjadi Miliyarder.

Jika Anda ingin sukses, mulailah untuk mentraktir banyak orang. Pastikan diri Anda tidak hidup dari belas kasihan orang lain. Rasulullah SAW bersabda: “Tangan yang di atas lebih mulia daripada tangan yang di bawah”. (HR. Muslim).


“Kehidupan seperti balok kombinasi ; tugasmu menemukan angka-angka yang tepat, dalam susunan yang tepat, sehingga engkau bisa memperoleh apapa pun yang kau inginkan”. Brian Tracy


Tujuh : Dekat dengan Anak Yatim

Kehidupan ekonomi H. Suwiknyo terus menanjak baik dan bertambah berkah setelah menjadi kordinator pemulung. Namun dia sadar, bahwa tidak mungkin selamanya menjadi pemulung. Dia harus mempunyai strategy untuk menyiapkan pipa uang, yang bisa selalu mengalir, kapan saja dan dimana saja dia membutuhkannya. Uang yang bisa mengalir ketika dia sakit atau ketika sudah usia lanjut. Belajar Berbisnis Dari H.Suwiknyo Mantan Pemulung Yang Menjadi Miliyarder Dalam 3 Tahun.

Hari demi hari otaknya terus diputar untuk menemukan cara untuk membangun peternakan uang. Karena dia yakin Allah Maha Kaya Raya, yang kerajaan bisnis-Nya tidak terbatas. Hal ini senada, dengan pendapat Tung Desem Waringin dalam bukunya, Financial Revolution, semua orang berpotensi memiliki peternakan uang. Karena jika mereka ingin untung besar, jangan hanya mengandalkan active income, tetapi berusaha membangun bisnis yang mampu menelurkan banyak uang secara passive income (Bisnis Owner dan Investasi). Karena seseorang sudah bisa disebut kaya jika passive income–nya lebih besar daripada biaya hidupnya. Jadi, tidak termasuk golongan orang kaya, jika seseorang memiliki penghasilan 1.000.000.000 setahun namun pengeluarannya 1.200.000.000, pertahun.

Teori ini, kelihatannya dapat difahami juga oleh H.Suwiknya. Tahun 2003 secara tidak sengaja ia bertemu dengan teman lamanya bernama Nanang pemilik depot isi ulang air mineral di daerah Cipondoh. Lalu dia mengutarkan niat dan maksudnya untuk masuk dalam berinvestasi. Dari pertemuan itulah dia bersepakat untuk mendirikan sebuah dealer motor.

Modal yang ia miliki saat itu berupa uang yang hanya cukup untuk menyewa kios kecil berukuran 2x3 m2. Tapi dia yakin, bahwa tidak semua kesuksesan besar harus diawali dengan modal uang yang besar. Banyak juga bisnis yang dirintis tanpa modal, tapi menghasilkan profit yang sangat melimpah, salah satunya perusahaan retail Hero dari modal lapak kaki lima kini sudah menjelma menjadi Giant.

Sesungguhnya, modal kecil tidak selalu menjadi hambatan bagi seorang pebisnis. Dari sekian cara untuk sukses, maka modal hanyalah salah satunya. Demikian juga dengan H.Suwiknyo. Dengan modal dana yang sangat minim, dia berusaha menjadi interpreniur yang baik. Ia berusaha mengoptimalkan dana dengan efektif dan efesien dan berusaha untuk mengorientasikan bisnisnya kepada nilai Ilahiyah dan kesholehan sosial, tanpa meninggalkan kesholehan pribadi seperti puasa senin dan kamis. Dengan keterbatasan dana dia tetap meresmikan dealer motornya, sambil tak lupa mengundang 17 anak yatim. “Bersedekah tidak boleh menunggu kaya, justru dengan sedekah kita akan menjadi kaya”. Kata Suwiknyo dengan mantap. Dia sangat yakin dengan ayat Allah, yang akan membalas sepuluh kali lipat kebajikan yang dikerjakan seorang Muslim.

“Barangsiapa membawa amal yang baik, Maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan Barangsiapa yang membawa perbuatan jahat Maka Dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan)”.
(QS. Al-An’am (6) : 160).

Pembaca yang budiman... “The Secret of Living is Giving,” Rahasia kehidupan adalah memberi. Dengan memberi maka energi positif di alam semesta ini akan mendekat kepada Anda. Malaikat Rahmat akan menghampiri Anda dan melipat gandakan kebaikan Anda.

Rasulullah SAW bersabda : “Sebaik-baik manusia ialah yang paling bermanfaat bagi orang lain”. “Aku akan berdampingan di Surga dengan Kaafil (penyantun ) seperti dua jemari ini. (HR.Muslim)


Diferensiasi yang tetap Islami

Benar-benar dahsyat. Dorongan hati untuk mengimplementasikan ajaran ilahiyah dan untuk menanamkan nilai Islami dalam perusahaannya terus berlanjut. Ia sadar bahwa mayoritas konsumen Indonesia adalah Muslim.

Setelah menginventarisasi calon nama untuk dealernya maka dipilihlah nama ‘Madani Motor’, ‘madani’ diambil dari kata ‘madinah’, yang artinya tempat yang mulia dan diberkahi. “Diberi nama Madani, bukan hanya karena ikut-ikutan untuk diferensiasi dalam menanamkan branding kepada konsumen, namun ia ingin perusahaan ini memberikan kemuliaan, kesejahteraan dan keberkahan kepada banyak orang, karena semua yang ada di dunia ini adalah dibawah kekuasaan dan pengawasan Allah”, tuturnya.

“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. .” (QS. al-Baqorah(2):255)

“Mutu keyakinan Anda sangat ditentukan oleh seberapa besar keyakinan Anda terhadap apa yang didengar oleh telinga, dilihat oleh mata, dipikirkan oleh akal, dirasakan oleh perasaan dan diterima oleh hati nurani Anda sendiri”


Membangun Passive Income Dunia Akhirat

Sungguh mulia visi dan misi Pak Suwiknyo, dan ternyata niat baiknya di-istijabah (dikabulkan) oleh Allah SWT. Tidak lebih dari 4 bulan setelah dealer motornya diresmikan, dengan izin Allah beliau sudah mampu mendirikan dua cabang dealer lagi, yaitu di Cileduk dan Pakulonan. Satu tahun kemudian dealer-nya bertambah menjadi empat cabang.

Namun, kemajuan demi kemajuan yang ia capai tidak membuat dia sombong atau jauh dari Allah, yang telah memberikan amanah dan anugerah segala kesuksesan kepada hamba-Nya. Sebagaian keuntungannya dia jadikan asset bisnis dan sebagian lagi dia tabungkan untuk investasi akhirat. Dia bersyukur diberikan keuatan, kesehatan dan keluasan rezeki. Oleh karena itu, dia tidak pernah lupa dengan anak yatim, selama tahun 2004 beliau berhasil menyisihkan hartanya untuk disantunkan kepada 101 anak yatim. Allah telah membuktikan kebenaran ayat-ayat-Nya kepada kita. Dengan kecerdasan kita berinvestasi, maka saat ini, H. Suwiknyo sudah memiliki pipa uang yang mengalir, kapanpun dia butuhkan.

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir tumbuh seratus biji. Allah melipat gAndakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui. (QS. Al-Baqoroh (2): 261).

Investasi akhirat Suwiknyo tidak hanya berhenti di sini. Ia pun berhasil mendirikan lembaga pendidikan yang berkualitas dan terjangkau, yang ia namai ‘al-Inayah Madani’. Menurutnya, hal itu semata-mata ia lakukan karena dulu iapun pernah merasakan bagaimana susahnya mengusahakan biaya pendidikan. Ketika Allah memberikan kesempatan kepada Suwiknyo untuk untuk bisa membantu sesamanya, ia pun tak segan-segan untuk menyambut kesempatan yang diberikan Allah kepadanya itu.

Pembaca yang budiman.... Rasulullah SAW telah memotivasi kita untuk membangun ladang pahala. Salah satu yang akan menelorkan kebaikan adalah dengan membangun sarana ilmu dan mencontohkan kebaikan kepada orang lain. Rasulullah bersabda :”Barang siapa yang mencontohkan kebaikan kepada seseorang, maka dia akan mendapatkan aliran pahala yang didapatkan mereka, tanpa mengurangi pahala mereka”.

“Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Sesungguhnya Allah melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan (rezki itu). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tAnda-tAnda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang beriman. Maka berikanlah kepada kerabat yang terdekat akan haknya, demikian (pula) kepada fakir miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan. Itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang mencari keridhaan Allah; dan mereka itulah orang-orang beruntung”.
(QS Ar-Ruum (30):37-38).

Dari penuturan Suwiknyo ini, kita diingatkan dengan tiga hal yang dijelaskan Rasulullah akan menyelamatkan manusia di alam kubur “Jika anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah semua amalan dan apapun yang ada di dunia ini, kecuali 3 hal. Pertama, sedekah harta yang paling dicintainya dijalan Allah SWT. Kedua, Orang yang menuntut ilmu dan mengajarkannya kepada orang lain, sehingga menjadi ilmu yang bermanfaat. Ketiga, mendidik dan membimbing anak-anaknya, sehingga menjadi anak yang shaleh, kemudian anak itu mengingat dan mendo’akannya, ketika orang tuanya berada dalam kubur.

Ketiga amalan di ataslah yang akan menjadi peternakan pahala untuk orang-orang yang beriman dan beramal shaleh di alam kubur kelak. Amalan yang akan menjadi passive income yang mengalir dari pipa kebaikan yang telah dibangun ketika manusia hidup di alam dunia. Maka beruntunglah manusia yang telah menanamnya. Diakhirat kelak dia akan selalu memanennya secara berkesinambungan.


Meningkatkan Rasa Syukur

Perbincangan dengan Suwiknyo semakin menarik saja, sampai lupa saya harus segera pulang ke rumah untuk mengantar istri ke rumah mertua. Sejak pagi hari saya sudah berangkat untuk on air di radio. Kemudian siang harinya mengisi khutbah Jum’at di Masjid Baiturahim komplek Griya Ciledug. Ba’da jum’at sudah ditunggu H.Suwiknyo di rumah makan. Malam harinya saya harus mengisi halaqoh tarbawiyah kelas mahasiswa dan profesional di rumah sampai larut malam.

Hari-hari saya selalu padat dengan kegiatan da’wah dan sosial. Waktu luang saya gunakan untuk mempersiapkan makalah untuk training dan seminar. Akhir-akhir ini ditambah kesibuakan dengan menulis beberapa buku. Namun padatnya kegiatan dan lelahnya fisik sering terobati dengan banyaknya anugerah dan keajaiban Allah yang datang tanpa diduga. Salah satunya adalah pertemuan dengan orang sholeh.

Saya sangat senang bertemu dengan Suwiknyo. Perbincangan demi perbincangan akhirnya sampai kepada tema pentingya rasa syukur. Para ulama memposisikan syukur sebagai magnet untuk menarik semua energi positif di alam raya ini. Dengan banyaknya syukur manusia akan mendapat kelimpahan rezeki dan keberkahan.

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya aku ingat pula (maksudnya: aku limpahkan rahmat dan ampunan-Ku kepadamu) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. Hai orang-orang yang beriman, Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS.al-Baqarah (2) : 152-153)

Pembaca yang budiman.... Setiap makhluk yang ada di muka bumi ini sangat memerlukan nikmat Allah SWT, dalam setiap gerak kehidupannya, akan tetapi kebanyakan orang tidak menyadari kelemahan mereka dan tidak menyadari bahwa mereka sangat memerlukan Allah. Banyak manusia menganggap bahwa segala sesuatunya terjadi dengan sendirinya dan apa yang mereka peroleh selama ini adalah hanya karena hasil jerih payah mereka sendiri. Sesungguhnya, nikmat yang diberikan Allah SWT kepada manusia sangatlah besar sehingga tidak seorangpun yang sanggup menghitungnya.

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nahl(16) : 18).

Setan yang sangat membenci keturunan Adam terutama mereka yang ikhlas dan bersyukur. Karena Setan tidak akan pernah mampu menembus pertahanan merka. Proteksi

“Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur. Allah berfirman, ‘Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahanam dengan kamu semuanya’.” (QS. al-A’raf : 17-18).

Kedahsyatan syukur ini sudah diperaktekan Suwiknyo dan istrinya. Dalam rangka menambah rasa syukur dan pengabdian kepada Allah SWT, maka pada tahun 2005 dia bersama keluarganya menunaikan ibadah ke tanah suci Mekkah. Dia sangat yakin dengan dekatnya manusia kepada pencipta-Nya, maka Allah akan semakin dekat kepadanya.

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS. Ibrahim (14):7)

Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan, tahun demi tahun, dealer ‘Madani Motor’ ternyata makin bertambah berkah dan bertambah maju. Pada tahun 2007 dealer ‘Madani Motor’ bertambah menjadi 7 cabang dengan nilai asset lebih dari 2,5 milyar. Pada tahun 2007, Pak Suwiknyo juga dipercaya menjadi perusahaan rekanan Pertamina untuk mengelola pabrik retester tabung gas elpiji untuk wilayah propinsi Banten, dengan nilai asset tidak kurang dari 3 milyar.

Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik), (QS. Ar-Ra’d (13):22)

Di samping itu, beliau juga telah memiliki puluhan hektar sawah, yang saat ini digarap oleh para petani, yang hasilnya selalu didistribusikan untuk kesejahteraan petani, karyawan, dan masyarakat sekitar. Dalam waktu dekat, beliau insya Allah merencanakan akan mendirikan Rumah Sehat (rumah sakit) dengan kualitas baik dengan biaya yang tidak meresahkan orang sakit.

Allah meluaskan rezki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit). (QS. Ar-Ra’d (13) :26)


“Doa adalah visi, Doa adalah harapan, Doa adalah cinta-cita, Doa adalah proposal, Doa adalah pertemuan dengan Tuhan. Berdo’alah untuk menjamkan visi
dan kelembutan hati”.


Dia dan Anda Sangat Layak Mendapat Absolute Financial Freedom!

Saat ini, H. Suwiknyo yang menurut saya sudah menaiki tangga kesuksesan, telah mendapatkan anugerah kebebasan finansial. Dia selalu memiliki banyak waktu untuk berkecimpung dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Hal ini, dia lakukan sebagai bukti pembelaan dan kepeduliannya kepada ummat. Tentunya, sebagai aplikasi syukur kepada Allah yang ia wujudkan dengan cara berusaha mensejahterakan sesama manusia.

“Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Sesungguhnya Allah melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan (rezki itu). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tAnda-tAnda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang beriman. Maka berikanlah kepada kerabat yang terdekat akan haknya, demikian (pula) kepada fakir miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan. Itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang mencari keridhaan Allah; dan mereka itulah orang-orang beruntung”.
(QS Ar-Ruum (30):37-38).

Pertemuan dengan H. Suwiknyo begitu berarti bagi saya, dan keteladanan beliau tentunya sangat bermanfaat juga untuk Anda. Saya bersyukur karena pertemuan demi pertemuan dengan orang-orang shalih membuat hati ini semakin yakin, bahwa yang mampu mengangkat The Secret (rahasia) dalam hidup ini bukan hanya Rhonda Byrne, tapi siapapun kita, akan mampu menguak rahasia hidup dan keajaiban Allah SWT.


Bangkit, Bekerja, Beramal dan Jangan Pernah Menunggu Nasib!

Perbincangan dengan Suwiknyo terus berlanjut dan saya semakin penasaran untuk menggali berbagai hal darinya. Maklum saya sejak kecil sudah memulai berbisnis. Ketika kelas V sekolah dasar saya berdagang sayuran, namun hasilnya produk habis uang tidak ditangan, konsumen lebih suka berhutang. Pada saat belajar di negara Kuwait, saya belajar berjualan baju dan kaos islami, namun nasibnya sama, produk yang dipinjam dan piutang lebih banyak dibanding dengan yang ada ditangan.

Ketika awal menikah tahun 2000 saya berbisnis buku-buku, kaset dan baju Islam dengan nama Al-Amin Agency, walau modal hanya 75 juta, namun sudah cukup untuk memenuhi satu toko dengan ukuran 3x 8 m. Tetapi lagi-lagi harus tutup karena banyak toko lain dan teman yang konsinyasi namun barang habis tetapi uang tak kunjung dipulangkan. Pada tahun 2003 saya berbisnis produk sehari-hari bersama sahabat saya, dengan jumlah modal hampir mencapai 2.4 Miliyar. Namun bisnis ini belum mengantarkan saya kepada kesuksesan secara signifikan. Walau saya sudah banyak mendapat ilmu dan pengalaman yang insya Allah lebih mahal dari modal yang telah dikeluarkan selama ini.

Saya sangat berharap dengan perbincangan ini akan menemukan kunci rahasia yang menjadikan kita mampu meraih apa yang kita inginkan dengan cepat, tepat dan selamat. Saya memahami bahwa tidak ada bisnis yang tidak beresiko. Semua membutuhkan keberanian untuk mencoba dan melakukannya.

Sebenarnya kita semua sangat berpeluang untuk kaya raya. Karena peluang sukses bukan hanya milik Suwiknyo atau mereka yang sudah sukses saja. Allah SWT telah menjamin jalan kesuksesan kepada siapa saja yang berusaha menemukan terminal takdirnya. Namun, tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras dan kerja cerdas. Tidak ada kesuksesan tanpa pengorbanan, tidak ada kepandaian dan informasi tanpa belajar. Setiap langkah dan gerak orang sukses selalu berdasarkan ilmu dan kesadaran dari sebuah nilai. Prinsip kejujuran atau trust terhadap diri sendiri adalah modal terbesar dalam menemukan kekayaan yang sebenarnya.

Namun tiada emas yang tiba-tiba turun dari langit, maka segeralah buatlah nasib Anda sendiri. Hari perhitungan Anda terjadi setiap hari. Waktu berjalan tidak perlu ditunggu-tunggu, karena ia sudah terjadi setiap hari. Kualitas dari kehidupan yang sedang kita alami hari ini adalah hasil dari pekerjaan kita di masa lalu.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri”. (QS. Ar-Rad (13) : 11).

Tidak ada seorang pun yang dapat menyerahkan kesuksesan itu pada kita. Kitalah yang harus mewujudkan itu. Melakukan sesuatu adalah satu-satunya cara untuk mencapai tujuan yang Akita inginkan, dan yakinlah kita mampu untuk melakukannya.

”Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.” (QS. al-Baqarah (2):286).

Sukses tidak akan datang dengan sendirinya. Kita yang harus mendatanginya dan mengusahakannya. William Jennings Bryan mengatakan : “Destiny is not a matter of chance, it is a matter of choice. It is not a thing to be waited for, it is a thing to be Achieved!”. Takdir bukanlah soal kesempatan, ia adalah soal pilihan. Ia bukan untuk dinantikan, ia harus dicapai dan diperjuangkan.”

Pembaca yang budiman... kita sebaiknya memulai menjemput kemenangan dari diri kita sendiri, dan terus menjaganya setiap kita sudah merasakan arah hidup yang benar sesuai dengan kompas hidup kita dan tuntunan manhaj Ilahi Robbi.

Kita harus sadar bahwa hidup ini memerlukan upaya, sesuai dengan sifat fitrah alam, kita tidak akan dapat memetik buah sebelum menyiapkan benih, menanam, menyirami, memberi pupuk dan merawatnya. Lihatlah Suwiknyo setiap hari pagi hingga malam tidak henti untuk menjemput curahan rezeki yang sudah ditakar Allah SWT di terminalnya.

Apa yang kita petik seringkali semu. Hindari berfikir jangka pendek, cepat beres dan tidak sabar. Untuk sukses kita harus mengikuti hukum alam, itulah fitrah alam. Yang semestinya Anda lakukan adalah menyiapkan benih dalam menjalankan fitrah alam tersebut secara optimal.


Menjadi Enterpreneur yang Sholeh

Islam sangat memuji dan memuliakan orang yang berwirausaha. Tentunya usaha di jalan yang halal dan thoyyib. H.Suwiknyo telah mencontohkan kita cara untuk meraih kesejahteraan. Karena Islam tidak hanya mengajarkan kepada pemeluknya untuk beribadah mahdzoh (sholat, dzikir, puasa, dll) tapi juga sangat mendorong umatnya untuk bekerja keras dan bekerja cerdas untuk dunianya. Salah satu kerja keras yang didorong Islam adalah berwirausaha. Kata wirausaha dalam istilah asingnya dikenal sebagai enterpreneur. Dengan berwirausaha akan terbangun harga diri dan kemandirian. Dari kemandirian muncul kemuliaan diri.

”Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah: “Apa yang di sisi Allah lebih baik daripada permainan dan perniagaan”, dan Allah Sebaik-baik Pemberi rezeki. (QS. Al-Jumu’ah (62):10-11).

Memang sangat disayangkan, umat Islam Indonesia sepertinya tidak begitu tertarik dengan berwirausaha. Umat kita lebih condong menjadi pegawai Akibatnya, sebagai agama mayoritas, kita jauh tertinggal dari umat lain dan menjadi bulan-bulanan dalam bisnis dan sebagai penonton dari kesuksesan mereka.

Dalam era perdagangan bebas dan pasar global, berbagai kawasan dunia akan menjadi pasar dagang dan lahan investasi international secara bebas dan terbuka. Karenanya setiap individu umat Islam harus mulai berpikir dan berinteraksi untuk mempersiapkan diri untuk bersaing dengan negara-negara lain.“Tiada seorang yang makan makanan yang lebih baik dari makanan dari hasil usahanya sendiri (wirausaha). Sesunggunya Nabi Allah Daud, itupun makan dari hasil usahanya sendiri (wirausaha)”. (HR. Bukhari).

Ingatlah, bahwa korupsi bukanlah korupsi uang saja, tapi dapat mencakup semua dimensi, bisa korupsi waktu, korupsi tenaga, korupsi pikiran, korupsi hati. Apakah ada kemungkinan kita menjadi koruptor? Bisa jadi mungkin. Karena kita banyak terikat aturan orang lain. Kecuali kita yang mengatur sendiri, mulai pergi, pulang, gaji, MOU, aturan, profit, target, modal, dll. Dan kita tidak diikat dengan janji dan komitmen dengan siapapun.

Saya memiliki seorang teman keturunan China Semarang, dia sukses mengelola beberapa toko emas dan toko sepeda. Bahkan omsetnya sudah miliyaran perbulannya. Ada beberapa strategi cukup merik dalam bisnisnya yang bisa kita jadikan sebagai jalan untuk sukses. Dan strategi ini ada kemiripan dengan apa yang dilakukan H.Suwiknyo.

Mulailah berbisnis dengan apa yang kita mampu. Pergunakan kekuatan orang lain untuk menjadi sandaran bisnis kita. Cari tempat yang paling strategis dengan jenis produk yang akan kita akan jual. Bidik konsumen berduit. Cari produsen yang bisa konsinyasi. Jual produk yang sulit orang berhutang (seperti jasa cuci motor, onderdir kendaraan, restoran, dll). Utamakan karyawan yang berdekatan dengan tempat usaha kita. Jangan berutang dan piutang kecuali dengan MOU yang jelas dan prospek yang hampir pasti.

Memiliki Sifat Pebisnis

Jika kita ingin sukses, maka kita harus berusaha terus untuk mengembangkan sifat-sifat seorang pebisnis sukses. Belajar dan belajar secara berkesinambungan. Belajar bukan hanya kepada mantan pemelung yang sudah sukses tapi kepada siapa saja dan dimana saja yang kita anggap lebih baik dari kita. Bahkan kita belajar kepada orang yang memusuhi kita.

Agar kita memiliki karakter terpuji seperti rendah hati, berani, berjiwa besar, tekun, istiqomah dan memiliki integritas. Untuk menjadi pengusaha kita harus menghindari sifat pengecut seperti menyalahkan orang lain, egois, iri hati, sombong, mencari perhatian, apalagi menjadi beban orang lain.

Sebagaimana Rasulullah Saw pernah bersabda dalam haditsnya, bahwa : “Aku diutus ke muka bumi ini untuk menyempurnakan akhlak” dalam hadits lain “Sebaik-baik manusia ialah yang paling bermanfaat bagi orang lain”.

Langkah yang menentukan keberhasilan bisnis Rasulullah adalah kemampuannya dalam leadership dan manajemen. Kedua modal ini, mutlak harus ada dalam diri setiap pebisnis yang mendambakan kesuksesan sejati. Kepemimpinan dan manajemen di sini bukan hanya keterampilan memimpin dan mengatur orang lain, tapi yang paling utama adalah kemampuan memimpin dan mengendalikan diri.

Rasulullah adalah sosok yang mengutamakan kebenaran, bukan pembenaran, kejujuran bukan keinginan. Beliau sangat amanah dalam memegang janji. Tidak ada satu orangpun yang pernah berinteraksi dengan beliau kecuali mendapat kepuasan yang luar biasa.

Rasulullah sangat menjaga harga diri, kehormatan, dan kemuliaannya dalam proses interaksi bisnisnya ini. Bagi beliau, bisnis tidak sekadar perputaran uang dan barang, tapi ada yang lebih tinggi dari semua itu, yaitu menjaga kehormatan diri. Sehingga keuntungan apapun yang beliau dapatkan, maka kemuliaannya justru semakin tinggi. Inilah aset termahal yang akan mendatangkan kepercayaan dari para pemilik modal.

Sesungguhnya, modal terbesar dari pengusaha sukses, pemimpin sukses, atau ilmuwan sukses, adalah iman, ilmu, ikhlas, itqon (tekun), istiqomah dan integritas diri. Kerja yang dibangun di atas etos kerja yang tinggi dan pembangunan karir kehormatan sebagai seorang jujur dan amanah, akan membuahkan kepribadian dan hasil kerja yang bermutu tinggi.

Rasulullah berbisnis sama sekali tidak untuk memupuk kekayaan pribadi, tetapi justru untuk membangun kehormatan dan kemuliaan bisnisnya dengan etika yang tinggi. Hasil yang didapat justru untuk didistribusikan ke sebanyak umat. Inilah yang menyebabkan kepribadian Rasulullah begitu monumental, baik dalam mencari nafkah maupun dalam menafkahkan harta yang diperolehnya.


Menabur untuk Menuai

Tidak ada kesuksesan yang tiba-tiba, Suwiknyo atau yang lainnya, semua melalui proses yang panjang dan berliku. Mari kita ingat rumus kesuksesan para miliyarder “Menabur untuk Menuai”. Maka taburlah pikiran postif kepada Allah dan makhluk-Nya maka Anda akan menuai tindakan yang benar. Taburlah tindakan maka Anda akan menuai kebiasaan yang baik. Taburlah kebiasaan maka Anda akan menuai karakter yang terpuji. Taburlah karakter maka Anda akan menuai nasib yang Anda inginkan.

Dalam hadits kudsi Allah berfirman “Aku berada dalam setiap perasangka hamba-hamba-Ku” (HR.Muslim). Sebuah kata pepatah mengatkan “the future belongs to those who believe in the beauty of their dream” Masa depan milik mereka yang yakin akan keindahan mimpi mereka.

Keinginan untuk berubah dan menjadi lebih baik sesungguhnya hanya pantas berlabuh di hati ”SEORANG PEMBERANI”. Saya yakin Anda adalah bagian dari mereka yang berani. Maka rubahlah kebiasaan buruk kita mulai hari ini juga. Mari selamatkan dan sejahterakan dunia dengan berbisnis bersama Allah. Bisa!!!


Kewajiban Anda, adalah Menyempurnakan Ikhtiar

Agama Islam memandang bahwa ikhtiar atau upaya seseorang dalam menjemput karunia Allah adalah sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada Allah SWT. Ikhtiar dalam menjemput kemenangan adalah kewajiban, walau hasilnya adalah pilihan Allah SWT, namun bagi orang yang beriman, etos kerja yang baik adalah senjata, sebagai penyempurna usaha dan menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT.

“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk mencari keridhoan Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami”
(QS. al- Ankabut. (29): 69) .

Sesuatu yang dapat mengantarkan Anda kepada kemenangan adalah bekerja secara baik dan benar. Martin Luther King Jr. berkata, “Jadilah tukang sapu jalanan layaknya Michael Angelo melukis atau Shakespeare menulis puisi, sehingga segenap penghuni bumi akan tertegun lalu berujar, Wahai inilah tukang sapu jalan yang melakukan tugasnya dengan baik.”

Saya yakin Anda pun dapat mentransformasikan setiap keajaiban dan anugerah Allah yang kita alami kepada ummat. Saya yakin, berita gembira yang akan kita sampaikan akan membuat ummat lebih tegar dan lebih optimis dalam menyongsong masa depan.

“Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan : “Inilah yang pernah diberikan kepada Kami dahulu.” mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.(QS. Al-Baqoroh (2) : 25)\

Inilah sebagian kisah nyata atas bukti keajaiban Allah SWT, yang diberikan kepada siapa saja, sesuai dengan kehendak-Nya. Karena Allah tak segan-segan untuk menawarkan manusia agar mau berbisnis dengan Nya. Karena Allah The Owner segala kesuksesan yang terdapat di langit dan bumi. Wahai manusia, bergegasah untuk segera bergabung dengan bisnis yang luar biasa ini!

Allah-lah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rezki, kemudian mematikanmu, kemudian menghidupkanmu (kembali). Adakah di antara yang kamu sekutukan dengan Allah itu yang dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu? Maha Sucilah Dia dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan. (QS Ar Ruum (30):40).

Kisah ini, adalah salah satu amanah yang harus segera disampaikan kepada siapapun yang meyakini akan dahsyatnya rahasia dan keajaiban Tuhan yang Maha Esa. Saya yakin Andapun pernah mendapatkan keajaiban yang sangat berarti dalam hidup Anda. Karena sesungguhnya Allah Maha Kaya dengan karunia-Nya yang melimpah. Allah sangat senang dengan hamba-hamba-Nya yang senantiasa bersyukur secara benar atas anugerah-Nya.

“Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat”. (QS. Al-Baqorah (2):265)

Pembaca yang budiman, jika H. Suwiknyo adalah salah satu anak bangsa yang mampu menjemput rezeki Allah dengan baik. Bagaimana dengan Kita? Apakah kita hanya menjadi penonton saja ? Puas dengan keadaan ekonomi ummat sekarang? Ataukah kita hanya menyesali nasib dan selalu menyalahkan orang lain tanpa mau belajar ? Jawabannya adalah TIDAK ! Mereka bisa, kitapun akan lebih bisa.

Belajar Berbisnis Dari H.Suwiknyo Mantan Pemulung Yang Menjadi Miliyarder Dalam 3 Tahun

Baca lebih lengkapnya dalam buku ”Indahnya Berbisnis dengan Tuhan”, seri satu (Life Management Series 1) karya Ust. Ayi Muzayini E.K, dengan pengantar DR. Hidayat Nur Wahid,MA. Penerbit Fatihah Publishing, Buku ini akan menemani Anda menuju apa yang Anda inginkan. Diangkat dari kisah nyata yang sangat istimewa dan penuh haru. Terdiri dari 10 bagian kisah yang unik dan penuh inspiratif. Tebal 296 halaman dengan harga konsumen Rp.58.000 (sudah termasuk ongkos kirim). Harga distributor Rp.30.000,- (minimal pengambilan 60 buku). Segera pesan, persediaan terbatas.

Pemesanan, masukan dan tanggapan dapat dikirim ke Jl.Pesantren No 55A 03/05 Kreo Selatan Larangan Tangerang 15156. HP 0813.8244.2222 Telp. (021)-68.99.23.24 – 7388.41.52 Fax (021)-585.45.01 Email : ayi.okey@gmail.com www.ayi-ibet.blogspot.com

Belajar Berbisnis Dari H.Suwiknyo Mantan Pemulung Yang Menjadi Miliyarder Dalam 3 Tahun
Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar


Cara Sukses dan Bahagia, Mau?

Anda Sangat Layak Kaya dan Bahagia Dunia Akhirat! Anda Pasti Bisa! Saudaraku... Kaya adalah akibat, Cara dan kuncinya ada dalam diri Anda. Mari kita Wujudkan bersama, Jika kita belum sempat Bersua, maka mari ikatkan hati kita dengan Iman dan saling mendo'akan.Bisa! ayi.okey@gmail.com

Entrepreneur Academy SMP IT dan SMK IT Boarding School Unggulan Istana Mulia Khusus PUTRA

Cara Usaha, Cara Sukses Bisnis, Cara Kaya, Tips Bahagia,di Pesantren Bisnis Istana Mulia aja, Mau?

Pesantren Bisnis Unggulan (Entrepreneurs Academy) SMP IT & SMK IT Istana Mulia 081284027951

Sekolah Kepemimpinan : Welcome to School of Leadership

Daftar Blog Pesantren Bisnis (ENTREPRENEUR ACADEMY) TAMAN WISATA PENDIDIKAN ISTANA MULIA

Daftar Blog Wiata Saya