Jumat, 05 Desember 2008

Buku Panduan
Penanaman Adab dan Akhlaq
Untuk Pelajar dan Umum

Oleh : Ust. Ayi Muzayini E.Kosasih & Team
(Pendiri SMP Islam Terpadu Insan Mubarak Jakarta &
Penulis buku Indahnya berbisnis dengan Tuhan)


Visi Pendidikan ” Menjadi Sekolah Unggulan Nasional berbasis Al-Qur’an ”

Misi Pendidikan
o Membentuk SDM yang beraqidah lurus, beribadah benar, berakhlak terpuji, berwawasan luas, mandiri dan berketerampilan.
o Memberikan bekal kemampuan dasar kepada siswa dalam mengembangkan kehidupannya (life skill).
o Membekali siswa/siswi dengan hafalan dan pemahaman Al-Qur’an yang benar.

Tujuan institusional
• Membentuk SDM yang beraqidah lurus, beribadah benar, berakhlak terpuji, berwawasan luas, mandiri dan berketerampilan.
• Memberikan bekal kemampuan dasar kepada siswa dalam mengembangkan kehidupannya (Life Skill).
• Mencetak siswa/siswi yang sehat dan kuat jasmani dan rohani.
• Mewujudkan pendidikan Al Mubarak sebagai sekolah unggulan berskala nasional.
• Membekali siswa/siswi dengan hafalan dan pemahaman Al Qur’an yang benar

Tujuan Umum
Membentuk karakter dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Islam
Membentuk pribadi yang sholihun linafsihi wa mushlihun lighoirihi (sholeh bagi dirinya dan berperan atas kesalehan orang lain)

Akhlak Dasar
32. Ikhlas Beramal
33. Amanah
34. Jujur
35. Disiplin
36. Beramal jama’i, (kooperatipe)
37. Tawadhu
38. Peka & Peduli
39. Gigih & Heroik
40. Berani
41. Mandiri

Ruang Lingkup
1. Sekolah
2. Asrama
3. Masjid
4. Lingkungan
5. Umum

Sasaran
1. Seluruh peserta didik
2. Guru/karyawan dan Orang tua
3. pengelola

Strategy Implementasi
1. Pengertian :
metode/Cara yang digunakan untuk mengimplementasikan nilai-nilai yang tertuang dalam panduan adab dan akhlak, agar peserta didik/sasaran memiliki karakter sesuai tujuan panduan ini.
2. pembekalan:
• ma`rifatisasi
• fahamisasi
• yaqinisasi (idiologisasi)
3. Metode utama Pencapaian
• Pendekatan utama (6.2.3.1.)
6= lama pembimbingan secara intensif sekurang kurangnnya enam minggu
2= dua kali dalam satu pekan
3= intensitas implementasi tidak melampaui 3 hari
1= fokus satu persatu
4. Metode lain Pencapaian
• Keteladanan/Qudwah
• Reward & Punishman
1. Contoh Reward diumumkan dimading, dibacakan diupacara, diberikan sertifikat, hadiah.
2. Contoh Punishman diumumkan dimading, dibacakan diupacara, diberikan sertifikat, hadiah.
• Melalui kisah teladan
• Musabaqoh
• Mentoring dan Pendampingan (coaching)
• Talaqqi dan tarbiyah
• Modifiksasi kegiatan
• Baca buku
• Bedah Buku
• Mabit
• Rihlah
• Jalsah Ruhiyah
• Mukhoyyam
• Penugasan
• Kajian atau ta’lim
• Taujih


Strategi Implementasi :
Sosialisasi
• Sosialisasi panduan kepada guru dan karyawan
• Sosialisasi panduan kepada orang tua
• Sosialisasi panduan kepada siswa

• Workshop (how to apply metode 6:2:3:1) dengan sasaran Musyrif dan guru.
• Checklist dan monitoring selama 6 pekan (fokus pada setiap item)
• Games (segala bentuk gerakan atau terapi tekhnik yang dapat merefresh otak)
• Pembiasaan syukur
• Training untuk anak-anak tentang panduan tersebut secara bertahap, hingga memahami dan meyakini kebenaran nilai-nilai tersebut
• Training motivasi dan inspirasi serta terapi secara berkala TrenBiz & SEFT?
Catatan :
Dalam membangun habbit, maka setiap pekan diturunkan 1 nilai/program dengan evaluasi 4 hari

10. kebiasaan bersyukur
1. Sholat = minta tolong kepada salat
2. Salam = jiwa yang damai
3. Sapa = peduli
4. Senyum = keramahan
5. Sopan = keakraban
6. Santun = keakraban
7. Sabar = jati diri
8. Sederhana = tampilan
9. Sadar = semua prilaku dijalankan atas pngetahuan
10. Syukur = nilai dasar

Mulai dari diri sendiri
Mulai dari yang kecil


TAHAP I : TATANAN NILAI
TAHAP 2: STRATEGY IMPLEMENTATION
TAHAP 3: PENYEMPURNAAN

I. ADAB DI SEKOLAH

1. Adab Masuk dan Keluar Ruang Guru

Adab masuk dan keluar ruang guru sebagai berikut :
1. Mengetuk pintu dan mengucapkan “Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh(dengan merendahkan suara)” maksimal 3 kali.
2. Menyebutkan nama dan mengatakan”May I Come In”/Hal Tasmahuu lii An adkhul ?
3. Guru mengucapkan ” Please Come In /Wait a moment /no come in ”/Tafaddhol/Intadzhir/La tadkhul
4. Memasuki ruangan dengan santun.
5. Setelah keperluan selesai dapat meninggalkan ruangan dengan mengucapkan ” Jazakallah khair/thank you,Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh”

Catatan : menjadi pribadi disiplin,tdk melakukan hal yg diluar kewenangannya kecuali menapatkan
izin dari phak yang berwenang.

2. Adab di Ruang Laboratorium Sains

1. Mengawali kegiatan praktikum dengan niat ikhlas untuk belajar dan Basmalah.
2. Mengambil peralatan laboratorium sesuai dengan urutan.
3. Berhati-hati dalam menggunakan peralatan yang ada dilaboratorium.
4. Tidak makan dan minum di dalam lab.
5. Mencuci tangan sebelum dan sesudah praktikum.
6. Membersihkan dan merapikan alat-alat praktikum setelah digunakan.
7. Menempatkan alat-alat praktikum yang telah digunakan ditempat semula.
8. Melaporkan pada guru pembmbing apabila ada alat-alat lab yang rusak baik sengaja ataupun tidak disengaja.
9. Mengakhiri kegiatan praktikum dengan ” Hamdalah”

Catatan : agar anak terbiasa disiplin izin, berbagi, ber’amal jama;i dan berhati-hati dalam mengunakan
fasilitas sekolah.

3. Adab di Kantin

1. Mengucapkan”Assalamu’alaikum dan menyapa penjaga kantin dengan sopan dan ramah.
2. Mengantri dalam membeli makanan.
3. Membayar makanan/minuman yang dibeli dan tidak berhutang.

Catatan : agar anak menjadi orang yg jujur dlm bermuamalah maliyah dan tdk memaksakan membeli
yang tidak mampu ia beli.

4. Adab di Perpustakaan

1. Mengawali kegiatan dengan niat ikhlas dan bersungguh-sungguh untuk belajar serta mengucapkan Basmalah.
2. Mengucapkan ”Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh”pada petugas perpustakaan.
3. Memasuki perpustakaan dengan tenang dan tertib.
4. Membaca buku dalam hati ,tertib dan rapi.
5. Meninggalkan perpustakaan dengan tertib dan rapi sambil mengucapkan ”Assalaamu’alaikum...”

Catatan : Bersungguh-sunguh untuk mendapatkan ilmu dan menjaga suasana tenang,tertib.


5. Adab Olah Raga

1. Mengawali kegiatan dengan niat ikhlas dan bersungguh-sungguh untuk sehat jasmani serta mengucapkan Basmalah.
2. Berpakaian olah raga sesuai dengan ketentuan.
3. Tidak bercampur antara ikhwan dengan akhwat.
4. Menggunakan fasilitas dan peralatan olahraga dengan penuh tanggung jawab.

Catatan : sehat jasmani , variasi kegiatan sekolah,latihan ber’amal jama’i,tanggung jawab.
Instrumen : pemahaman instruktur,waktu.

6. Akhlaq Bersama Guru

1. Ketika bertemu guru wajib memberi salam dan mencium tangan (ikhwan dg guru ikhwan,akhwat dg guru akhwat).
2. Memperhatikan dan mendengarkan pembicaraan guru dengan seksama
3. Bagi Akhwat tidak bersikap manja ,genit,merajuk,dan menyentuh guru laki-laki.
4. Bagi Ikhwan tidak bersikap manja,dan menyentuh guru perempuan.
5. Tidak meninggikan suara melebihi suara guru
6. Berperilaku hormat dan tidak melecehkan guru.

Catatan : Hormat dan sopan santun pada guru.

7. Adab Rapat

1. Mengawali kegiatan dengan niat ikhlas dan bersungguh-sungguh untuk mendapatkan keputusan terbaik serta mengucapkan Basmalah.
2. Memulai rapat dengan tilawah
3. Menghindari ikhtilat antara ikhwan dan akhwat
4. Mendengarkan setiap pendapat orang lain dan tidak memotong pembicaraan
5. Meminta izin kepada pemimpin rapat untuk berbicara dengan mengangkat tangan.
6. Tidak mendominasi pembicaraan
7. Menghindarkan debat kusir
8. Menghormati dan komitmen terhadap hasil keputusan rapat walaupun tidak sesuai dengan pendapat pribadinya.
9. Menyampaikan pendapat dengan santun dan intonasi suara sewajarnya.
10. Memanfaatkan waktu rapat secara efektif dan efisien serta tidak bercanda berlebihan pada saat rapat berlangsung.

Catatan : adab berbeda pendapat dan cara mengemukakan pendapat dg cara yg benar,menghormati
pendapat orang lain.

8. Adab belajar di Kelas

1. Mengawali kegiatan dengan niat ikhlas dan bersungguh-sungguh agar mendapat ilmu yang bermanfaat dan ridho Allah serta berdo’a.
2. Duduk tertib dan rapi di dalam kelas.
3. Mendengarkan dan memperhatikan penjelasan guru dengan seksama.
4. Menjalankan tugas yang diberikan oleh guru dengan senang hati.
5. Antusias dalam menjawab pertanyaan
6. Aktif bertanya
7. Tidak makan dan minum saat pelajaran berlangsung.
8. Menutup pelajaran dengan do’a.

Catatan : Bersungguh-sungguh dan berusaha keras(serius) dalam belajar,dan beradab.
II. ADAB DI ASRAMA

9. Adab Makan & Minum

Adab Umum
1. Makan sesuai dengan jadwal
2. Cuci tangan sebelum makan dan sesudah makan
3. Mengantri ketika mengambil makanan dan minuman
4. Mengambil makanan sesuai dengan jatahnya
5. Makan dan minum sambil duduk dan tidak bersandar
6. Tidak ngemil sambil tiduran.
7. Memuji makanan dan tidak mencelanya.
8. Makan dari pinggir piring
9. Makan bersama-sama tidak sendirian
10. Berbicara tentang hal-hal yang baik ketika makan.
11. Tidak berbicara ketika sedang mengunyah makanan.
12. Tidak berlebihan dalam makan dan minum.
13. Mendahulukan orang yang lebih tua dalam makan dan minum.

Adab Khusus
1. Memulai makan dan minum dengan membaca basmallah,do’a dan niat agar makan dan minum membawa berkah.
2. Menyantap makanan menggunakan tangan kanan dan tidak terburu-buru.
3. Menyantap makanan yang terdekat dari kita,ketika sedang makan bersama. Utamakan menggunakan tangan tidak dengan sendok.
4. Mengunyah makanan sampai halus (minimal 17 kali).
5. Tidak menyisakan makanan walaupun hanya sebutir nasi.
6. Tidak meniup dan bernafas pada minuman terutama yang masih panas.
7. Meneguk minuman tidak sambil bernafas.
8. Menjilat jari dan sisa makanan.
9. Membersihkan sisa makanan disekitar mulut tidak dengan lidah.
10. Berkumur/menggosok gigi setelah makan.
11. Mengucapkan “ Alhamdulilahilladzi ath’amana wasaqona waja’alana minal muslimin”.

Value : Makan dan minum sesuai tuntunan nabi .
10. Adab Tidur
1. Berwudhu dan menggosok gigi sebelum tidur.
2. Membersihkan dan merapikan tempat tidur . “Jika engkau hendak menggunakan tempat tidur, maka sapulah atau kibaskanlah dulu, karena siapa tahu ada sesuatu di baliknya”. Dan dalam riwayat lain, “tiga kali”. (HR. Muttaqun’alaih)
3. Berbaring miring ke samping kanan.
4. Intropeksi diri menjelang tidur. (Seorang muslim hendaknya selalu berintropeksi diri menjelang tidur tentang apa yang telah dilakukan selama sehari. Jika ada yang baik hendaknya segera mengucapkan “Alhamdullilah”. Jika sebaliknya, hendaknya segera beristigfar dan bertaubat).
5. Membaca basmallah ,do’a tidur (do’a-do’a yang dicontohkan Rasul : membaca ayat kursi dan akhir surat Al-Baqarah serta surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas) dan niat agar segera tertidur ,terpelihara dalam tidur dan cepat bangun (untuk qiyamulail).
6. Tidur tidak dalam posisi tengkurap, ” Tidur tengkurap itu merupakan kebiasaan penghuni neraka”. (HR. Ibnu Majah)
7. Jika terbangun karena mimpi buruk mengucapkan “A’udzubika minsyarri ma shana’ta sambil meniup kearah kiri.
8. Tidak menceritakan mimpi (baik/buruk) kecuali kepada orang yang dipercaya dan alim.
9. Ketika bangun tidur mengangkat kedua tangan dan berdo’a “ Alhamdulillahilladzi ahyana ba’dama amatana wailaihinuusuur”. Lalu meniupkan kedua telapak tangan dan diusapkan keseluruh tubuh.
10. Merapikan dan membersihkan tempat tidur setelah bangun.
11. Menuju kamar mandi untuk berwudhu kemudian melaksanakan shalat sunnat 2 rakaat.
Value : Tidur berkualitas sesuai dengan tuntunan nabi.
11. Adab Mandi
1. Masuk kamar mandi sesuai dengan urutan yang telah disepakati.
2. Masuk kekamar mandi dengan mendahulukan kaki kiri dan mengucapkan “Allahumma inni a’udzubika minal khubutsi wal khaba’its.Serta menutup pintu dengan rapat.
3. Buka kran dengan benar dan gunakan air secukupnya.
4. Memulai dengan membersihkan bagian tubuh yang kotor terlebih dahulu.
5. Tidak berlama-lama di kamar mandi.
6. Tidak membuat gaduh dan menghindari menyanyi saat mandi.
7. Setelah mandi tutup kembali kran air hingga rapat.
8. Pastikan tidak meninggalkan sampah (bungkus shampoo,bungkus sabun,pembalut,dll)di kamar mandi.
9. Merapikan peralatan mandi pada tempatnya.
10. Memakai pakaian yang sopan pada saat keluar dari kamar mandi / toilet.
11. Keluar kamar mandi dengan mendahulukan kaki kanan dan mengucapkan “ Ghufranaka alhamdulillahi adzhaba anil adza wa afani”.
12. Menjemur handuk setiap habis mandi ditempat yang telah disediakan.

Value : Menjadi pribadi yg bersih dan sehat.

12. Adab Belajar Mandiri

1. Mengawali kegiatan belajar dengan niat ikhlas dan bersungguh-sungguh agar mendapat ilmu yang bermanfaat dan ridho Allah serta mengucapkan ”Rabbi zidni ’ilman naa fi’a warzuqni fahman waasi’a wa’amalan shaalihaa maqbuula”
2. Berwudhu sebelum belajar dan ketika mengantuk.
3. Belajar sambil duduk dan menghadap kiblat .
4. Tidak ngobrol dan bercanda ketika belajar.
5. Bertanggung jawab merapikan alat-alat edukasi yang telah digunakan (buku,alat tulis,tas,dll)
6. Bertanya ketika tidak tahu (teman yang lebih pandai,musyrif/ah)
7. Membaca do’a setelah belajar.

Value : Menjadi pribadi yg disiplin dan bersungguh-sungguh serta berwawasan luas

13. Adab Berpakaian

1. Berpakaian diawali dengan niat ikhlas agar Allah selalu menutup aib dan aurat kita dan mengucapkan ”Alhamdulillahilladzi kasaani haadza warazaqonihi min ghoiri haulin wala quwwatin minni”.
2. Mengenakan pakaian yang bersih,suci dan rapih (tidak robek,kancing tidak putus,tidak lecek).
3. Menutup aurat .

Khusus bagi siswi
4. Tidak terlalu tipis dan tidak ketat.
5. Warna pakaian tidak mencolok dan tidak menyebabkan fitnah.
6. Tidak memakai parfum kecuali kondisi khusus.
7. Tidak tabarruj (berhias,bermegah-megahan,pamer).

Value : Menjadi pribadi yg rapih,indah ,sopan dan sederhan
14. Adab Keluar Asrama

1. Mendapat izin dari musyrif/ah
2. Membaca bismillahi tawakaltu alallah dengan niat agar Allah membimbing keberadaannya diluar asrama dengan selamat
3. Mengucapkan “Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh” ketika keluar asrama.
4. Didampingi oleh teman.
5. Menjaga kehormatan dirinya (muru’ah)
6. Menunaikan kebutuhan sesuai dengan izin dan tidak menyalahgunakan keberadaannya di luar asrama
7. Bertanggung jawab atas seluruh perbuatan yang dilakukannya selama diluar asrama
8. Menjaga sopan santun ketika berjalan, tidak genit, menjaga pandangan dan berbicara seperlunya
9. Segera kembali setelah menunaikan kebutuhannya
10. Melapor kepada musyrif/ah setelah tiba di asrama

Value : Menjadi pribadi yg dijaga oleh Allah, disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan
menjaga muru’ah.

15. Adab Masuk dan Keluar Kamar Musyrif/ah

1. Mengetuk pintu dan mengucapkan “Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh(dengan merendahkan suara)” maksimal 3 kali.
2. Menyebutkan nama dan mengatakan”May I Come In”/Hal Tasmahuu lii An adkhul ?
3. Musyrifah mengucapkan ” Please Come In /Wait a moment /no come in ”/Tafaddhol/Intadzhir/La tadkhul
4. Masuk ruangan dengan santun
5. Meninggalkan kamar musyrif/ah dengan mengucapkan ” Jazakallah khair/thank you,Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh”

Catatan : menjadi pribadi disiplin,tidak melakukan sesuatu kecuali atas izin musyrif/ah

16. Adab Terhadap Tamu

1. Menyapa dan menyambut tamu dengan sikap ramah dan hangat, siap melayani serta mengucapkan salam
2. Menawarkan kepada tamu ” Bapak/Ibu apa yang dapat saya bantu ?”
3. Mempersilahkan tamu untuk masuk dan duduk di ruang tunggu
4. Melayani dengan tulus dan ikhlas
5. Mengantar tamu hingga meninggalkan lingkungan asrama (sampai naik kendaraan)

Value : Menjadi pribadi yg santun,ramah dan beretika.














III. ADAB DI MASJID

17. Adab Di Masjid

Adab Umum
1. Jika melihat masjid hendaklah membaca basmallah dan sholawat atas Nabi (Ahmad, IbnuMajah)
2. Berpakaian bersih, rapi dan sopan serta selalu menutup aurat di dalam masjid.
3. Berjalan menuju masjid dengan berjalan-tidak berlari.
4. Meletakkan sandal dengan rapi ketika hendak masuk masjid.
5. Masuk masjid dalam keadaan suci (memiliki wudhu)
6. Berada di masjid 5 menit sebelum azan dikumandangkan.
7. Disunahkan memberi wewangian dalam masjid. (Nasa’i)
8. Menghindari bercanda di dalam masjid.
9. Hendaklah memperbanyak amal ibadah selama dalam masjid (dakwah, dzikir dan doa, ta’lim wa ta’lum, khidmat).
10. Tidak berlari-lari atau berteriak yang mengganggu kekhusyuán ibadah dalam masjid.
11. Tidak membuang sampah atau kotoran dalam masjid.
12. Tidak melonjorkan kaki ke arah kiblat.
13. Menghindari tidur, makan dan minum dalam masjid, kecuali dengan niat i’tikaf. (Nasa’i)
14. Tidak meludah dalam masjid. (nasa’i)

Adab Khusus
1. Masuk masjid hendaknya mendahulukan kaki kanan dan membaca doa ketika masuk masjid.(Imam Nawawi)
2. Berniat i'tikaf di masjid.
3. Melakukan sholat tahiyatul masjid.
4. Hadir di masjid pada pukul 17.45 (khusus waktu sholat magrib).
5. Meninggalkan masjid dengan tertib.
6. Keluar masjid mendahulukan kaki kiri dan membaca doa keluar masjid. (Imam Nawawi)

Value : Agar anak bisa menjaga akhlak, memperbanyak amalan, memahami kehormatan masjid,
dan memakmurkan masjid.

18. Adab Berwudhu

Adab Umum
1. Menggunakan air wudhu sehemat mungkin.
2. Dianjurkan menghadap kiblat saat berwudhu. (Imam Nawawi)
3. Tertib atau beraturan dalam membasuh anggota wudhu.
4. Membasuh setiap anggota wudhu maksimal 3 kali
5. Mendahulukan anggota wudhu bagian kanan.(Bukhori, Muslim, Nasa’i)
6. Hendaknya berwudhu dengan tertib, berurutan dan sempurna. (Bukhori, Muslim)
7. Tidak berwudhu di tempat buang air, bila terpaksa menyiram tempat tersebut sampai bersih (Tirmidzi, Dailami)
8. Tidak berbicara dan bercanda saat berwudhu. (Nasa’i)

Adab Khusus
1. Membaca basmallah ketika hendak wudhu.
2. Membasuh kedua tangan ketika hendak wudhu.
3. Berkumur.
4. Menghirup air dan mengeluarkannya melalui hidung
5. Membasuh muka sambil berniat wudhu untuk menghilangkan hadats kecil (As-Syafi;i) dan untuk membersihkan kotoran hati (Imam Hanafi)
6. Membasuh kedua tangan sampai siku.
7. Membasuh kepala dari bagian depan ke belakang dan dikembalikan ke depan.
8. Membasuh kedua telinga
9. Membasuh kedua kaki, minimal sampai mata kaki
10. Berdoa setelah berwudhu dengan menghadap kiblat
Value : Mengamalkan sunah Rasul, menanamkan kedisiplinan anak, menjaga kebersihan, serta
melatih ikhlas beramal.


19. Adab Sholat

Adab Umum
1. Melakukan sholat tepat waktu. (Amalan yang paling utama, HR Bukhari, Muslim)
2. Menempati shaff pertama yang masih kosong.
3. Merapikan, mengatur dan merapatkan shaff sebelum sholat.
4. Memakai pakaian bersih, suci, rapi dan menutup aurat (sarung, baju koko, peci dan mukena-bagi akhwat).
5. Menghindari posisi di belakang imam, kecuali tidak ada orang lain yang lebih fasih dan tua.
6. Berusaha/wajib konsentrasi (khusyu') ketika sholat.
7. Melafalkan bacaan-bacaan sholat.
8. Berusaha memahami bacaan-bacaan sholat
9. Bersikap tenang (tidak terburu-buru dalam melaksanakan sholat).
10. Tidak mengganggu teman ketika sholat.
11. Membiasakan diri melakukan sholat sunah rawatib.
12. Memfokuskan pandangan ke tempat sujud.

Adab Khusus
1. Memulai sholat dengan membentangkan tangan dan mengangkatnya ke atas sambil membaca takbir.
2. Meletakkan kedua tangan secara bertumpuk, yaitu tangan kanan berada di bagian atas dan punggung kanannya menghadap kiblat. (Muslim)
3. Disunahkan membaca iftitah sholat (Muslim)
4. Mengucapkan ámin' dengan suara tidak terlalu keras.
5. Disunahkan meregangkan jari-jari ketika rukuk dan menekannya di atas lutut. (Abu Dawud, Tirmidzi)
6. Mendahulukan lutut menyentuh lantai, kemudian tangan dan dahi saat sujud. (Bukhori, Muslim)
7. Merapatkan jari-jari ketika sujud.
8. Dianjurkan memperbanyak doa saat sujud.
9. Makmum tidak bersamaan dengan imam dalam gerakan sholat. (Bukhori, Muslim)
10. Tidak segera mengubah posisi duduk atau berpindah tempat setelah sholat
11. Mengikuti dzikir dan doa yang dibaca imam.
12. Menyempurnakan gerakan-gerakan dalam sholat (melakukan thuma'ninah)
13. Tidak membatalkan sholat tanpa udzur.

Value : Mengamalkan sunah Rasul, Melatih anak untuk khusyu’ dan khudu dalam sholat

20. Adab Dzikir dan doa

Adab Umum
1. Tidak bicara dengan teman/ melakukan aktifitas lain saat dzikir
2. Tidak tidur/mengantuk saat dzikir dan doa ( saat mengantuk segera berwudhu)
3. Tidak membuat gaduh/ bercanda saat dzikir dan doa
4. Hendaknya berdo’a sambil mengangkat tangan terbuka keatas
5. Dianjurkan berdo’a menghadap kiblat
6. Berdo’a hanya untuk hal-hal yang dihalalkan oleh agama, tidak berdo’a untuk hal-hal yang diharamkan
7. Merasa yakin bahwa Allah akan mengabulkan do’a kita
8. Hendaklah menangis dan dibolehkan berpura-pura menangis ketika do’a
9. Mendahulukan berdo’a untuk diri sendiri kemudian untuk orang lain
10. Berdo’a dengan suara merendah dan tawadlu kepada Allah
11. Berdo’a dengan penuh keyakinan dan kesungguhan
12. Hendaknya memahami arti do’a
13. Berdo’a dengan kata-kata yang ringkas dan bermakna.

Adab Khusus
1. Setelah salam diakhir shalat mengucapkan ’Allahu Akbar’ sekali
2. Mengikuti dzikir dan doa yang dibaca oleh imam
3. Berdo’a dimulai dengan memuji Allah kemudian shalawat atas Rasulullah
4. Disunnahkan memulai do’a dengan menyebut Asma’ul Husna
5. Dibolehkan mengulang do’a sampai tiga kali.
6. Mengakhiri do’a dengan mengucapkan Amin
7. Disunnahkan mengusapkan tangan ke muka setelah selesai berdo’a

Value : Mengamalkan sunah Rasul, menanamkan kebiasaan untuk berdzikir dalam setiap
suasana dan keadaan

21. Adab Sholat Tahajjud

Adab Umum
1. Sebelum tidur hendaknya berniat untuk sholat tahajud.(Nasa’i dan Ibnu Majah)
2. Berusaha bangun tidur maksimal pukul 04.00 WIB untuk sholat tahajud
3. Setelah bangun tidur, menghilangkan kantuk dengan mengusapkan punggung tangan ke muka, segera bersiwak dan berwudhu.
4. Membangunkan teman untuk bersama-sama melakukan sholat tahajjud.
5. Melaksanakan sholat tahajjud secara istiqomah.

Adab Khusus
1. Disunahkan sholat sunah 2 rakaat sebelum sholat tahajjud.
2. Menghentikan sholat jika masih mengantuk.
3. Melaksanakan sholat tahajud minimal 2 rakaat.
4. Menutup sholat tahajjud dengan sholat witir.

Value : Mengamalkan sunah Rasul, membiasakan untuk sholat tahajjud secara istiqomah.

22. Adab Membaca Al Qur’an

Adab Umum
1. Membaca Al Qurán dalam keadaan suci dan bersih (berwudhu)
2. Membaca Al Qurán ditempat yang bersih
3. Membersihkan mulut dan gigi sebelum membaca Al Qurán
4. Tidak meletakkan Al Qur’an di tempat yang rendah
5. Duduk rapi dan sopan ketika membaca Al Qurán
6. Tidak mengeluarkan suara terlalu keras sehingga mengganggu yang lain,
7. Membaca dengan tartil
8. Merendahkan suara ketika membaca Al Qurán apabila ada orang yang sholat
9. Tidak mengganggu teman yang sedang membaca Al Qurán

Adab Khusus
1. Menghadap qiblat dan disunahkan membaca taáwudz dan basmallah
2. Disunahkan membaca Al Qurán dengan suara yang bagus dan merdu
3. Jangan memutuskan bacaan Al Qurán ketika diajak berbicara, tetapi harus diselesaikan sampai akhir ayat terdekat,setelah itu berbicara dan menutup Al Qurán jika ingin membaca lagi maka membaca taáwudz dan basmallah kembali.
4. Membaca Al Qurán dengan konsentrasi/ penuh perhatian
5. Berusaha memahami makna dan maksud bacaan Al Qur;an
6. Disunahkan sujud ketika membaca ayat sajadah

Value : Mengamalkan sunah Rasul, menanamkan kecintaan kepada Al Qurán dan
mengagungkan Al Qurán

23. Adab Dalam Majelis

Adab Umum
1. Duduk yang rapi dan sopan serta tidak melonjorkan kaki ke kiblat, berbaring/ terlentang
2. Bersikap rendah hati terhadap sesama anggota majelis
3. Menghindari berbicara/bercanda dalam majelis
4. Menghindari berbuat gaduh/keributan dalam majelis
5. Tidak duduk diantara dua orang tanpa izin keduanya
6. Tidak memerintahkan orang lain untuk pindah dari tempatnya
7. Memuliakan orang sesuai kedudukannya
8. Tidak membicarakan aib orang lain didalam majelis

Adab Khusus
1. Berniat mengikuti kajian majelis untuk menuntut ilmu dan meraih ridho Illahi
2. Meminta izin/permisi apabila hendak duduk didepan orang lain
3. Mendengarkan pembicaraan (waktu ceramah/kajian) dengan penuh perhatian
4. Memusatkan pikiran,hati dan penglihatan kepada isi pembicaraan majelis
5. Meminta izin kepada pimpinan majelis jika ada keperluan
6. Tidak bertanya mengenai hal-hal yang tidak berguna
7. Sungguh-sungguh untuk mengamalkan apa yang telah didengar
8. Mengakhiri mejelis dengan membaca doa penutup majelis

Value : Mengamalkan sunah Rasul, menumbuhkan sikap mendengar dan taat dalam suatu
majelis.





















IV. ADAB DI LINGKUNGAN


Akhlak Bersama Tetangga

1. Menyapa dan menanyakan keadaannya.
2. Tidak bersuara keras sehingga mengganggu tetangga seperti ; berteriak, bercanda, tertawa, dan volume radio
3. Tidak membicarakan aibnya
4. Menjenguk tetangga ketika ditimpa musibah dan menghiburnya
5. Berbagi rejeki / oleh-oleh
6. Mendengar dan menerima nasihat tetangga
7. Kerja bakti menjaga kebersihan lingkungan asrama dan sekitarnya.
8. Memenuhi undangan
9. Memelihara fasilitas tetangga

Value : Agar menjadi orang yang peduli dan dapat menghormati serta menghargai hak-hak
tetangga.


Adab Belanja di Warung

1. Sebelum pergi ke warung meminta izin kepada musyrif/ah
2. Mengucapkan Ässalamuálaikum warahmatullahi wabarakatuh" ketika datang ke warung
3. Bersikap ramah dan santun kepada penjual maupun pembeli lainnya
4. Antri saat membeli
5. Selektif dalam membeli barang kebutuhan (melihat tanggal kadaluwarsa).
6. Berbelanja sesuai dengan keperluan
7. Tidak berhutang,
8. Setelah membeli ucapkan terima kasih.
9. Mengucapkan salam dan segera kembali ke asrama

Value : Agar anak menjadi pribadi yang jujur, hemat dan santun dalam bermuamalah.


Adab Berjalan

Niat berjalan untuk kebaikan diri dan orang lain bukan untuk bermaksiat
Berpakaian yang rapi, sopan, dan menutup aurat
Menjaga pandangan, tidak berlenggak lenggok, dan tidak genit,
Tidak melenggangkan kedua tangan dengan sikap sombong
Tidak melihat ke dalam rumah orang
Tidak berjalan diantara 2 lawan jenis
Tidak mempedulikan ejekan orang lain
Tidak menguasai jalan ketika beriringan
Berhati-hati dan berjalan di sisi jalan
Permisi ketika mendahului orang yang lebih tua
Tidak bercanda saat berjalan
Menengok kanan dan kiri sebelum menyebrang
Memberi salam kepada setiap orang yang kita jumpai kenal atau tidak, dan atau berjabat tangan dengannya
Tidak berjalan dengan tergesa-gesa dan melompat kecuali darurat
Tidak berjalan sambil makan dan bernyanyi
Tidak berhenti di jalan untuk sesuatu yang tidak perlu
Tidak mengganggu orang lain
Membantu menyebrankan orang buta/cacat
Menunjukkan jalan pada orang yang tersesat
Tidak meludah dan membuang hajat sembarangan
Menyingkirkan duri, batu, dan benda-benda yang berbahaya

Value : Agar memiliki akhlaq terpuji dan sopan santun serta berhati-hati selama di jalan.

















































V. ADAB UMUM

28. Adab Di Rumah

1. Memberi salam ketika masuk dan keluar rumah
2. Masuk dengan mendahului kaki kanan dan keluar dengan kaki kiri
3. Menjadi teladan yang baik bagi anggota keluarga yang lainnya terutama bagi adik-adiknya
4. Memelihara shalat fardlu dengan berjama’ah di awal waktu
5. Tilawah, makan, tidur, bangun tidur, belajar, mandi, dll tepat pada waktunya
6. Menghormati orang yang lebih tua ( orang tua, paman, saudara , pembantu)
7. Mematuhi perintah orang tua.
8. Menjawab dengan segera panggilan orang tua dengan mengucapkan “Labbaik”
9. Membiasakan bermusyawarah dan berdialog dalam menyelesaikan persoalan
10. Berbagi dengan saudaranya dalam makan, menggunakan barang.
11. Bersedia membantu pekerjaan dirumah (spt; menyapu, mengepel,mencuci piring,dsb)
12. Berkata-kata santun dengan seluruh penghuni rumah
13. Bertanggungjawab bila diberi amanat (spt; tidak mengizinkan orang tidak dikenal untuk masuk ke rumah, dsb)
*Concerning value (C.V) : agar keberadaan mereka di rumah :
1. tetap menjaga adab-adab yang sudah ditanamkan dan tidak merusaknya
2. tetap disiplin,
3. bertanggungjawab dan menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda.

29. Akhlaq Bersama Teman

1. Tidak pilih-pilih dalam berteman
2. Berjabat tangan dengan penuh keakraban ketika bertemu sesama jenis.
3. Tersenyum dan menanyakan kabarnya.
4. Memanggilnya dengan panggilan yang dia sukai
5. tidak mengejek, menyindir, merendahkan dsb.
6. Tidak membicarakan aibnya
7. Mengingatkan dengan kata-kata yang santun bila ada kekeliruan/kesalahan yang dilakukannya.
8. Berlapang dada bila diingatkan oleh temannya
9. Tidak mudah tersinggung, mudah marah dan dendam
10. Tidak mendiamkan temannya lebih dari tiga hari
11. Saling berbagi dalam kebaikan
12. Berusaha mandiri tidak bergantung kepada teman
13. Menghiburnya dan memberi semangat
14. Tidak bermuka masam (jutek) atau kesal walaupun ada yang tidak disukai darinya
15. Tidak bersu’udzhon terhadap temannya
16. Tidak berlaku sombong bila kita lebih kaya, pintar,dsb
17. Tidak mengatakan “pelit/bakhil” bila tidak dipenuhi permintaannya
18. Tidak usil dan jail seperti ; meniup telinga, berteriak dari belakangnya, mengagetkan, menarik tempat duduk yang akan diduduki temannya, dll
19. Menghormati keluarga nya
*C.V : agar memiliki rasa ukhuwah yang tinggi dan bisa saling menghargai, mengetahui cara yang benar memperlakukan teman dan menjadikannya sahabat yang menguatkan nilai kebaikan yang sudah dimilikinya
30. Adab Berbicara
Adab Umum
1. Berbicara dengan baik dan sopan ( jelas dan tidak menyinggung )
2. Gunakan suara secukupnya
3. Mendengarkan lawan bicara dengan seksama dan penuh perhatian walaupun sudah mengetahui maksud pembicaraan
4. Tidak memotong pembicaraan lawan
5. Tidak berbohong dan menyakiti perasaan lawan bicara
6. Tidak berlebihan dalam memuji.
7. Tidak menggunakan nama orangtua dan guru sebagai bahan candaan
8. Tidak berkomentar terhadap sesuatu yang tidak ada hubungan dengan dirinya
9. Menatap lawan bicaranya, tidak melengos atau membelakangi bila sejenis dan
10. apabila dengan lawan jenis menundukkan pandangan dengan tetap mendengarkan pembicaraannya
11. Menghentikan pembicaraan bila terdengar suara adzan
12. Tidak membicarakan aib, menyebarkan rahasia orang lain, ghibah, namimah, dan dusta
13. Tidak berekspresi berlebihan dalam bicara ( Memonyongkan mulut, mencibirkan, mendorong dengan tangan)
14. Tidak menjawab dengan bahasa tubuh spt; angkat bahu, angguk2, lirikan mata,dsb apabila ditanya oleh orang yang lebih tua
15. Tidak terburu-buru dalam berbicara
16. Menggunakan kalimat “maaf bisa diulang?” bila maksud lawan bicara belum jelas
17. Tidak ber-sumpah walaupun dalam kondisi benar

*C.V : agar menjadi pribadi yang komunikatif dan berinteraksi dengan ihsan

31. Adab Bercanda

1. Menggunakan kata-kata yang baik dan sesuai tempatnya
2. Tidak berlebihan, tidak ada unsure berbohong, atau bermaksud menyakiti perasaan orang lain
3. Tidak menggunakan nama orangtua dan sejenisnya dalam bercanda
4. Menghindari bercanda dalam bentuk fisik, keisengan, atau menggunakan binatang yang menjijikan spt; kecoa, cicak, dsb
5. Menghindari celetukan-celetukan yang tidak bermanfaat
6. Bersedia meminta maaf bila orang lain tersebut tersinggung atau tersakiti dan bersungguh-sungguh untuk tidak mengulanginya
7. Cepat-cepat mengucapkan istighfar bila sudah berlebihan
8. Mengutamakan jenis canda yang membawa manfaat dan hikmah

*C.V : agar hubungan interpersonal tetap harmonis dan terhindardari hal-hal yang
dapat menyebabkan perseteruan dan perpecahan

1. Akhlak Terhadap Orang Tua

1. Selalu mendoakan dan membanggakannya
2. Selalu menanyakan keadaannya
3. Mendengarkan dengan penuh perhatian bila orangtua sedang berbicara, tidak membantahnya/ menyela
4. Selalu meminta izin bila menginginkan sesuatu
5. Tersenyum dan berseri bila bersamanya
6. Tidak meminta sesuatu di depan tamu
7. Tiak cemberut dan menggerutu bila keinginannya belum terpenuhi
8. Merendahkan suara penuh kesantunan
9. Mencium tangannya bila berjabat tangan
10. Tidak menggunakan bahasa tubuh dalam menjawab panggilan/pertanyaan mereka spt; mengangangkat bahu, menggeleng saja, dengan lirikan mata,dsb
11. Menjaga perasaannya
12. Membantu meringankan pekerjaan dan menghiburnya spt; memijatnya, mencuci atau mengajak mengobrol santai
13. Terbuka/menceritakan segala hal dengan keduanya

*C.V : agar anak dapat menjalankan birrul walidain sepanjang hayat

2. Adab Menonton Televisi

1. Tidak lebih dari 2 jam dalam sehari
2. Tidak menonton setelah pukul 21.00 wib.
3. Menonton tayangan yang edukatif atau berita dan olahraga.
4. Menghentikan menonton TV bila waktu sholat tiba walaupun acara sangat seru/menarik.
5. Menyalakan dan mematikan TV dengan cara yang benar (tidak dengan kaki)
6. Berbagi keinginan menonton dengan pihak keluarga lainnya

*C.V : agar dapat menjadikan TV sebagai media edukasi dan informasi.

3. Adab Pinjam Meminjam Barang

1. Menyadari bahwa pemberi pinjaman lebih utama daripada peminjam.
2. Berniat Ikhlas dalam meminjamkan barangnya agar dapat meringankan beban saudaranya.
3. Tidak menyalahgunakan dan melampaui batas dalam menggunakan barang pinjaman.
4. Meminta maaf dan mengganti barang pinjaman yang dihilangkan atau rusak olehnya.
5. Tidak menggunakan barang orang lain tanpa seizin pemiliknya.
6. Tidak memaksa dalam meminjam.
7. Segera mengembalikan barang pinjaman setelah selesai digunakan.
8. Mengucapkan terima kasih/jazakallah khairan atas pinjaman.
9. Meminjamkan barang dalam kondisi baik/tidak rusak.
10. Tidak bakhil dalam memberi pinjaman barang.
11. Mengembalikan barang pinjaman dalam keadaan baik sekurang-kurangnya seperti semula.
12. Menjaga barang pinjaman seperti menjaga milik sendiri.
*C.V : agar dapat menjadi pribadi yang mau berbagi dan bertanggungjawab
Catatan : tidak meminjam dalam bentuk uang.



4. Adab Bercermin

1. Berniat dengan ikhlas agar menjadi pribadi yang rapih
2. Membaca doa bercermin “ Allahumma hassanta kholqii fahassin khuluqii”
3. Bersyukur dengan apa yang diberikan oleh Allah
4. Tidak ujub/rendah diri ketika bercermin
5. Tidak berlama-lama di depan cermin
*C.V : agar dapat menjadi pribadi yang rapih dan mensyukuri nikmat berupa jasadiyah dari
ALLAH SWT

36. Adab Berinfaq

1. Berniat ikhlas untuk menginfaqkan sebagian harta di jalan Allah agar menjadi berkah
2. Meyakini bahwa memberi lebih utama daripada menerima dan harta yang diinfaqkan tidak akan berkurang
3. Menyisihkan 2,5 % untuk diinfaqkan dari uang saku/pendapatan ketika mendapatkannya
4. Peduli terhadap korban bencana
5. Berpartisipasi dalam setiap kegiatan bakti sosial
6. Memberi kepada pengemis
7. Memperbanyak sedekah khususnya di bulan Ramadhan
8. Menjaga kontinuitas dalam berinfaq
*C.V : agar menjadi pribadi yang gemar berinfaq.

37. Adab Ketika Bersin

1. Memahami bahwa bersin adalah nikmat Allah karena dapat mengeluarkan/menolak kuman
2. Mengucapkan hamdallah
3. mengucapkan ” yarhamukallah ” bagi orang yang mendengarnya
4. Menjawab kembali dengan ucapan yahdikumullah wa yushlihu baalakum
5. Menutupnya dengan tangan atau sapu tangan
6. Menjauh atau menghindar dari hadapan orang lain/makanan
7. Tidak dibuat-buat/bergaya dengan suara bersinnya
8. Mendoakan dengan ucapan “Syafaakallah” bagi orang yang bersin lebih dari 3 kali
*C.V : agar dapat mensyukuri nikmat bersin dan memenuhi haq sesama muslim

38. Adab Ketika Sakit

1. Meyakini dan menerima atas penyakit yang diderita dengan ikhlash agar dapat meningkatkan derajat di sisi Allah
2. Sabar, tidak berkeluh kesah dan ridho atas penyakitnya
3. Berdoa dan tidak putus asa untuk kesembuhannya
4. Melapor ke musyrif/wali kelas bila berada di asrama/sekolah.
5. Letakkan tangan di atas anggota tubuh yang sakit dan membaca basmallah 3 kali dan doa 7 kali …
6. Mengobati penyakitnya sesuai petunjuk dokter
7. Berprasangka baik bahwa Allah akan menyembuhkannya
8. Tetap menjaga shalat dan ibadah lainnya sesuai ketentuan agama
9. Dapat bertayammum apabila tidak memungkinkan berwudhu
10. Boleh bernadzar kebaikan untuk kesembuhannya
11. Bersyukur jika sudah sembuh dan tetap menjaga kesehatan ketika sudah sembuh
*C.V : agar menjadi pribadi yang ridho atas takdir Allah dan semakin dekat dengan-Nya.

39. Adab Melawat

1. Mengucapkan kalimat tarji’ (innalillah wainnaa ilaihi raaji’un) jika mendengar kabar kematian
2. Bertakziyah ke rumah duka untuk memenuhi haknya
3. Menghibur keluarga yang ditinggal (suami/istri, anak, kerabat) dengan mendo’akan kepada mayyit dan keluarga yang ditinggal
4. Menemui keluarga yang ditinggal dan memotivasi agar ikhlash menerima musibah yang menimpanya dan tegar menghadapinya
5. Membawa makanan/ sedekah untuk meringankan beban kesedihannya
6. Mengucapkan doa “a’dzomallah ajraka…. Bagi orang yang bertakziyah
7. Berempati terhadap mereka, tidak menampakkan kesenangan di depan mereka, tidak berpenampilan mewah, tidak tertawa atau tersenyum, tidak mencandai teman , jangan banyak bicara, tidak membicarakan aib orang yang meninggal
8. Menyebutkan kebaikan-kebaikan si mayyit
9. Menshalatkan dan mengantar jenazah hingga kuburnya
*C.V : agar dapat belajar(mengambil ibroh) dari peristiwa kematian dan memenuhi haq
sesama muslim

40. Adab Mendapat Musibah

1. Mengucapkan ”Innalillahi wa inailaihirojiun ”
2. Ikhlash dan ridho menerima ketentuan Allah (musibah) serta yakin bahwa hal itu adalah yang terbaik bagi kita
3. Memperbanyak dzikir dan berdoa kepada Allah agar diberi kekuatan dalam mengahadapinya
4. Tidak berprasangka buruk dan menyalahkan Allah
5. Tidak histeris, menampar pipi, mencakar wajah, merobek baju, memukul dada, dan lain-lain dalam mensikapi musibah
6. Berikhtiyar untuk bangkit dari musibah
7. Tidak mengulangi kesalahan serupa
*C.V : agar menjadi pribadi penyabar dan optimis

41. Adab Mendapat Nikmat

1. Seluruh pemberiaan Allah adalah nikmat yang wajib disyukuri
2. Bersyukur dan mengucapkan hamdalah
3. Meyakini bahwa nikmat yang diperoleh ada peran orang lain
4. Tidak berlebihan dalam mengekspresikan kegembiraan
5. Tidak menggunakannya dalam kemaksiatan
6. Berbagi sesama teman dan orang lain dalam menikmatinya
7. Ikut bergembira atas nikmat orang lain dan mendo’akannya “ mubarak/mabruk/baarakallahu”
8. Tidak iri dan dengki atas nikmat yang diperoleh orang lain
9. Menyambut gembira atas nikmat temanmu dengan wajah yang penuh senyum, sambil mengucapkan Alhamdulillah, Subhanallah atau yang lainnya.
*C.V : agar menjadi pribadi yang pandai bersyukur dan tidak hasad/dengki atas nikmat orang lain

42. Adab Beperrgian (safar)

1. Beristikhoroh sebelum memutuskan safar
2. Disunahkan bepergian pada hari kamis di pagi hari
3. Meminta izin kepada orang tua dan atau guru
4. Bertujuan tidak untuk maksiat
5. meminta maaf dan mengembalikan hak-hak orang lain
6. Bersama teman yang baik agar dapat membantu dalam kebaikan dan meringankan kesulitan safar
7. Berwasiat kepada yang ditinggalkan dan mengucap salam perpisahan sambil berdo’a : astaudi’ukallah diinakum wa amaanatikum dan bagi yang ditinggalkan mendo’akan baginya dengan do’a : …
8. Memilih ketua rombongan apabila perjalanan bersama 3 orang lebih
9. Tidak bersikap infiraadi (individualis) dan mentaati ketua rombongan
10. Melaksanakan sholat 2 rakaat sebelum meninggalkan kampung halaman
11. Berdo’a safar : “ Allahumma inna nas’aluka fi safarina hadza ….
12. Melaksanakan sholat jama’ dan qoshor ketika di perjalanan
13. Banyak berzikir sepanjang perjalanan
14. Berdoa safar kepulangan
15. sholat 2 rakaat di masjid sebelum masuk ke rumah
16. Membawa hadiah untuk keluarga
*C.V : Agar menjadi pribadi yg dijaga oleh Allah dan dapat memaknai bepergiannya dalam
rangka ketaatan kepada ALLAH SWT dan mau menjalankan aturan-aturannya

43. Adab Di Kendaraan

1. mengucapkan takbir 3 kali kemudian berdo’a : ‘subhaanalladzi…jika naik kendaraan
2. Mentaati rambu-rambu lalu lintas
3. Tidak bertindak/membawa hal-hal yang bisa mendorong orang lain berbuat jahat
4. Tidak meludah, membuang sampah dan membuat kegaduhan di dalam kendaraan
5. Menjaga akhlaq dan sopan santun di dalam kendaraan
6. Mendahulukan tempat duduk bagi lansia, ibu hamil, orang yang lemah/sakit, dan ibu yang membawa anak kecil
7. Membayar ongkos sesuai tarif
8. Tidak mempedulikan ejekan, kata-kata kasar/jorok orang lain
9. Berhati-hati terhadap pemberian makanan/minuman yang diberikan orang lain
10. Menjaga bawaan dengan baik
11. Waspada terhadap hal-hal yang mencurigakan/membahayakan
12. Tidak tidur di dalam kendaraan umum
13. Hindari berkendaraan umum di malam hari
*C.V : agar dilindungi dan diberi keselamatan oleh Allah serta bersikap santun selama berada
di dalam kendaraan

44. Adab Menjenguk Orang Sakit

1. Memperlihatkan empati dan prihatin
2. Tidak berlama-lama menjenguk orang sakit kecuali dia membutuhkan kehadiran kita
3. Menanyakan keadaannya
4. Menyentuh sebagian anggota tubuhnya sambil mendoakannya dengan doa : “as’alullahal ‘adzim rabbal ‘arsyil ‘adzim an yasyfiyak”
5. Memotivasi dan tidak mematahkan semangat (tidak mengucapkan kata-kata yang membuat orang sakit takut dan terkejut atau menceritakan riwayat orang lain yang gagal dengan sakitnya)
6. Mendengar pengaduannya dan hibur dengan kata-kata yang lembut seperti thohurun insya Allah
7. Membawa dan menyuguhkan makanan yang membangkitkan nafsu makan
*C.V : agar menjadi pribadi yang memiliki empati, rasa sayang dan memiliki perhatian kepada
orang lain

45. Adab Bertamu

1. Mengucapkan salam ketika masuk dan keluar
2. Memilih waktu yang tepat dan membuat janji sebelumnya
3. Disunnahkan membawa oleh-oleh
4. Menjaga sopan santun
5. Menjaga pandangan dengan tidak melihat hal-hal yang bersifat privasi
6. Tidak berlama-lama sehingga mengganggu tuan rumah
7. Memuji suguhan dan menyantapnya tidak berlebihan
8. Berpamitan kepada seluruh anggota keluarga sebelum meninggalkan rumah

CV : agar tetap santun dalam bertamu dan menjaga privasi orang lain

46. Adab Salam

1. Meyakini bahwa memberi salam lebih utama dari menjawabnya walaupun menjawabnya adalah
wajib Perorangan memberi salam kepada rombongan
2. Yang berjalan kepada yang duduk, yang berkendaraan kepada yang berjalan, yang muda kepada yang tua, murid kepada guru, anak kepada orang tua
3. Memberi salam kepada setiap muslim yang dijumpai baik yang dikenal maupun tidak
4. Memberi salam ketika memasuki majelis dan memulai bicara di depan public
5. Menjawab salam dengan sepadan atau lebih baik.

CV : menjadi pribadi yang damai

47. Adab ketika gundah gulana

1. Memperbanyak ta’qwwudz dan membaca do’a “ Allahumma …
2. Mengingat Allah
3. Minta nasehat
4. Banyak membaca Alquran
5. Menuangkan dalam tulisan

CV : Agar menjadi pribadi yang tidak larut dalam kesedihan dan tegar dalam menghadapi
masalah.
Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar


Cara Sukses dan Bahagia, Mau?

Anda Sangat Layak Kaya dan Bahagia Dunia Akhirat! Anda Pasti Bisa! Saudaraku... Kaya adalah akibat, Cara dan kuncinya ada dalam diri Anda. Mari kita Wujudkan bersama, Jika kita belum sempat Bersua, maka mari ikatkan hati kita dengan Iman dan saling mendo'akan.Bisa! ayi.okey@gmail.com

Entrepreneur Academy SMP IT dan SMK IT Boarding School Unggulan Istana Mulia Khusus PUTRA

Cara Usaha, Cara Sukses Bisnis, Cara Kaya, Tips Bahagia,di Pesantren Bisnis Istana Mulia aja, Mau?

Pesantren Bisnis Unggulan (Entrepreneurs Academy) SMP IT & SMK IT Istana Mulia 081284027951

Sekolah Kepemimpinan : Welcome to School of Leadership

Daftar Blog Pesantren Bisnis (ENTREPRENEUR ACADEMY) TAMAN WISATA PENDIDIKAN ISTANA MULIA

Daftar Blog Wiata Saya